CILEGON – Memasuki usia satu abad, organisasi pendidikan dan sosial Al-Khairiyah mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, termasuk dari Anggota DPRD Kota Cilegon, Ari Muhamad Nurhayat.
Ia menyebut Al-Khairiyah sebagai salah satu kebanggaan besar bagi masyarakat Cilegon.
“Al-Khairiyah salah satu kebanggaan Kota Cilegon, semoga di usia yang satu abad ini mampu berbuat lebih banyak untuk masyarakat,” ujar Ari saat ditemui dalam rangkaian kegiatan peringatan satu abad Al-Khairiyah, Senin, (5/5/2025).
Ari berharap momentum seabad ini menjadi titik tolak untuk memperkuat peran Al-Khairiyah dalam mencetak generasi muda yang produktif, mandiri, dan mampu bersaing di tengah persaingan global yang semakin ketat, khususnya di era perdagangan bebas.
Menurutnya, tantangan ke depan semakin kompleks. Masifnya arus investasi yang masuk ke Cilegon harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang unggul.
Dalam konteks ini, lulusan Al-Khairiyah diharapkan bisa menjadi bagian dari solusi.
“Dalam menghadapi investasi yang masif ini, lulusan Al-Khairiyah harus mampu bersaing,” tegas Ari.
Ia menambahkan, Al-Khairiyah perlu terus meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter peserta didiknya agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Ia juga menyoroti persoalan pengangguran yang masih menjadi pekerjaan rumah di Kota Cilegon.
“Salah satu kendala di Cilegon ini adalah pengangguran, mudah-mudahan lulusan Al-Khairiyah mampu bersaing,” ujarnya.
Lebih jauh, Ari menekankan pentingnya pendidikan yang seimbang antara kecakapan profesional dan nilai-nilai moral. Ia berharap Al-Khairiyah mampu melahirkan generasi berakhlak mulia yang bisa mendukung pembangunan kota secara berkelanjutan.
“Cita-cita kita adalah menciptakan kota santri dan kota industri yang beriringan. Ini bukan hal yang mustahil jika semua elemen, termasuk Al-Khairiyah, terus berkontribusi,” pungkas Ari. (*/Ika)