CILEGON – Warga Perumahan Gedong Cilegon Damai (GCD), Kelurahan Kalitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, dibuat geger oleh aroma menyengat menyerupai bensin yang tiba-tiba tercium dari dalam rumah mereka, Kamis dini hari (12/3/2026).
Bau misterius itu muncul sekitar pukul 00.45 WIB dan membuat warga waswas. Sebagian warga bahkan memilih tidak menyalakan kompor untuk memasak sahur karena khawatir terjadi ledakan.
Ketua RT 01 RW 05 Blok Srikandi, H Fajri, membenarkan sedikitnya sembilan rumah warga mencium bau menyengat tersebut.
“Benar, sekitar sembilan rumah di Blok Srikandi mencium aroma seperti bensin dari dapur rumah mereka sejak pukul 00.45 WIB,” ujar Fajri saat dikonfirmasi, Kamis pagi.
Menurutnya, karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, sejumlah warga akhirnya memilih membeli makanan siap saji di warung untuk santap sahur.
Fajri menjelaskan, warga sempat melakukan pengecekan mandiri untuk mencari sumber bau tersebut. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cilegon juga sempat turun ke lokasi setelah mendapat laporan warga.
Meski dilakukan penyisiran di sekitar rumah warga, sumber bau tetap tidak ditemukan.
“Sudah dicari bersama warga dan petugas Damkar, tapi sumber bau belum diketahui,” katanya.
Untuk mengantisipasi potensi bahaya, kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Cibeber Polres Cilegon.
Salah seorang warga, Lambok, mengaku bau tersebut sangat menyengat dan paling terasa di area dapur serta kamar mandi rumahnya.
“Baunya seperti bensin dan cukup menyengat. Paling terasa di dapur dan kamar mandi,” ujarnya.
Sebagian warga menduga bau itu berasal dari aktivitas pom bensin Pep Shop yang lokasinya tidak jauh dari kawasan perumahan. Namun dugaan tersebut masih belum dapat dipastikan.
Sementara itu, Kanit Samapta Polsek Cibeber IPDA Syafrudin mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.
Bersama anggota Bhabinkamtibmas Aipda Prasetya dan petugas piket Reskrim Bripka Korentus, polisi melakukan pengecekan di sekitar lokasi.
“Setelah menerima laporan melalui telepon, kami langsung ke lokasi. Saat dilakukan pengecekan, sumber bau tidak ditemukan dan aroma yang dikeluhkan warga sudah tidak tercium,” kata Syafrudin. (*/Nandi)