Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon Perkuat Budaya Kerja Profesional Melalui Pelatihan Etos Kerja dan Pelayanan Prima

CILEGON – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sekaligus memperkuat budaya kerja yang profesional, Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon menggelar Pelatihan Etos Kerja dan Pelayanan Prima yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon, Eko Arianto, sebagai narasumber utama.

Mengusung tema “Membangun Budaya Kerja Unggul untuk Kepuasan Pelanggan dan Kemajuan Sekolah”, pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membangun sumber daya manusia yang berintegritas, profesional, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan terbaik kepada siswa, orang tua, dan masyarakat.

Dalam paparannya, Eko Arianto menegaskan bahwa kualitas pelayanan kini menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.

“Sekolah yang unggul bukan hanya diukur dari prestasi akademiknya, tetapi juga dari pengalaman pelayanan yang dirasakan oleh siswa dan orang tua. Pelayanan yang cepat, ramah, profesional, dan solutif akan membangun kepercayaan sekaligus memperkuat citra positif sekolah,” ujarnya.

Pelatihan diawali dengan pembahasan mengenai pentingnya etos kerja sebagai fondasi budaya organisasi.

Para peserta diajak membangun karakter kerja yang disiplin, bertanggung jawab, jujur, memiliki integritas, mampu bekerja sama, berorientasi pada solusi, serta terus belajar dan berkembang mengikuti perubahan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai konsep Pelayanan Prima (Excellent Service) yang menempatkan kepuasan pelanggan sebagai prioritas utama.

Menurut Eko, pelayanan yang berkualitas tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pelanggan, tetapi juga memberikan pengalaman positif yang melampaui harapan sehingga mampu menciptakan loyalitas dan kepercayaan yang berkelanjutan.

Sebagai pedoman dalam memberikan pelayanan, diperkenalkan konsep SERVICE, yaitu Smile, Empathy, Respect, Value, Integrity, Communication, dan Excellence. Ketujuh nilai tersebut diharapkan menjadi budaya kerja yang diterapkan dalam setiap aktivitas pelayanan di lingkungan sekolah.

Tidak hanya membahas teori, pelatihan juga memberikan pemahaman mengenai strategi menangani keluhan pelanggan secara profesional.

Guru dan tenaga kependidikan dibekali keterampilan mendengarkan secara aktif, menunjukkan empati, memberikan solusi yang tepat, serta memastikan setiap permasalahan terselesaikan dengan baik sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan.

Eko Arianto menekankan bahwa setiap masukan dari pelanggan merupakan kesempatan berharga untuk terus melakukan perbaikan.

“Keluhan bukan ancaman, melainkan masukan berharga untuk terus berbenah. Sekolah yang mampu merespons setiap masukan dengan cepat dan tepat akan semakin dipercaya oleh masyarakat,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan memiliki standar pelayanan yang sama, bekerja secara profesional, responsif, kolaboratif, serta menjadikan budaya melayani sebagai karakter utama organisasi.

Pada akhir kegiatan, seluruh peserta menyatakan komitmen bersama untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, kualitas komunikasi, kecepatan pelayanan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sesuai nilai-nilai budaya kerja Bosowa Al Azhar.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis Sekolah Bosowa Al Azhar Cilegon dalam memperkuat kualitas layanan pendidikan, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta mewujudkan visi sekolah sebagai lembaga pendidikan unggul yang semakin dipercaya masyarakat.

“Melayani dengan hati, bekerja dengan integritas, dan bertumbuh bersama menuju sekolah berprestasi.” menjadi semangat yang diusung sebagai penutup kegiatan sekaligus pengingat bahwa pelayanan yang tulus merupakan fondasi utama dalam membangun pendidikan yang berkualitas,” pungkasnya. ***

Comments (0)
Add Comment