CILEGON – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon mencatat realisasi investasi pada semester pertama 2025, yakni periode Januari hingga Juni mencapai Rp9,87 triliun dari target investasi Rp77,1 triliun.
Analis Kebijakan Ahli Muda Penanaman Modal DPMPTSP Cilegon, Harry Talman, menjelaskan bahwa capaian tersebut terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp7,75 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp2,11 triliun.
“Untuk PMA, Cilegon menempati peringkat kedua se-Provinsi Banten, sementara untuk PMDN berada di posisi kelima,” ungkapnya, saat ditemui di Cilegon, Senin (1/9/2025).
Harry menambahkan, sektor industri kimia dan farmasi menjadi penyumbang terbesar dalam investasi di Kota Cilegon.
Dari sisi PMA, Lotte Chemical Indonesia (LCI) tercatat sebagai investor terbesar dengan nilai Rp3,198 triliun.
Sementara itu, untuk PMDN, kontribusi terbesar berasal dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dengan nilai Rp530,179 triliun.
“Kami optimistis target investasi akan tercapai. Bahkan, harapan kami Cilegon dapat kembali meraih peringkat pertama realisasi investasi se-Provinsi Banten, sebagaimana yang pernah dicapai sebelumnya,” ujarnya. (*/Nandi)