CILEGON – Rencana aksi unjuk rasa yang sebelumnya diwacanakan akan digelar Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kota Cilegon bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dalam Aliansi Pejuang Maritim pada Kamis (6/11/2025), ternyata tak jadi dilaksanakan.
Wacana aksi itu awalnya dimaksudkan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah daerah yang dinilai belum berpihak kepada nelayan.
Dalam berita sebelumnya, Ketua DPC HNSI Kota Cilegon, Supriyadi, menyebut aksi itu merupakan luapan kekecewaan sekaligus solidaritas nelayan atas lambannya respons pemerintah terhadap persoalan kesejahteraan dan keberlanjutan hidup mereka.
“Kami sudah cukup bersabar. Kalau pemerintah tetap menutup mata terhadap aspirasi kami, maka kami akan turun ke jalan,” kata Supriyadi kepada wartawan.
Meski sempat mengultimatum menurunkan 500 massa, namun belakangan ternyata dinamika berubah. Aksi demonstrasi yang digaungkan batal terlaksana.
Yang terjadi, Pemerintah Kota Cilegon membuka ruang dialog melalui Rembuk Nelayan se-Kota Cilegon yang digelar di Aula Diskominfo, Kamis (13/11/2025).
Pertemuan tersebut difasilitasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon dan menghadirkan langsung Wali Kota Cilegon, Robinsar.
Di momen itu, Pemkot Cilegon memberikan bantuan sembako untuk para nelayan.
Dalam forum itu, Wali Kota Robinsar juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
“Seluruh aspirasi nelayan sudah kami catat dan menjadi perhatian sejak awal. Setiap kebijakan memang membutuhkan proses, tetapi arah utama kami tetap pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Robinsar juga menyampaikan bahwa Pemkot Cilegon terus memperbaiki koordinasi dan sistem birokrasi agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
“Sebagai pemimpin dari kalangan profesional, saya terus belajar memahami dinamika pemerintahan agar kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk para nelayan,” katanya.
Sedangkan di acara itu Ketua HNSI Kota Cilegon, Supriyadi menjelaskan sejumlah tuntutan HNSI Kota Cilegon kepada Pemerintah Daerah.
HNSI mengaku terus berkomitmen memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan nelayan melalui sejumlah usulan prioritas, seperti penyediaan tempat pelelangan ikan, pembangunan rumpon, pemberdayaan ekonomi keluarga nelayan, serta perlindungan bagi nelayan di musim barat. (*/Nandi)