Sempat Ngopi, Maling di SMP Pembangunan Cilegon Ditangkap Warga di Siang Bolong

CILEGON – Seorang maling yang beraksi di siang bolong tepatnya di SMP Pembangunan Cilegon yang berlokasi di Link Temuputih, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, kedapatan tengah dikepung oleh warga setempat, Minggu (18/3/2018) siang.

Dari pantauan langsung faktabanten.co.id, puluhan warga setempat tampak telah siap menangkap maling yang bersembunyi di gudang sekolah tersebut. Namun lantaran maling tersebut memegang senjata tajam dan sulit dijangkau, warga kesulitan menangkapnya.

Diketahui, maling yang dalam posisi terpojok ini ketika ditanya mengaku berasal dari Petir, Kabupaten Serang.

Baru ketika aparat kepolisian dari Polsek Cilegon datang dengan membawa senjata lengkap, maling tersebut mau menyerahkan diri dan digelandang ke kantor polisi.

“Ya kami dari Polsek Cilegon, ini kami mendapat laporan warga makanya kami langsung datang ke lokasi untuk menghindari aksi main hakim sendiri,” terang salah satu anggota polisi.

Menurut kesaksian warga setempat, maling ini pertama kali diketahui oleh warga setempat yang kemudian memberitahukan kepada warga lainnya.

“Iya yang pertama melihat Roni, terus ngasih tahu kepada warga, akhirnya ramai begini,” katanya.

Ketua RT setempat yang juga dewan guru di SMP Pembangunan Cilegon, Arif, mengaku langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk menghindari aksi main hakim sendiri oleh warga yang tengah bersiap-siap di halaman sekolah.

“Saya langsung lapor ke polisi khawatir terjadi aksi main hakim sendiri, ya syukur polisi langsung datang dan mengamankan pelaku,” ujarnya.

Pihak kepolisian Polsek Cilegon tampak membawa Barang Bukti berupa Cangkul dan Belati yang digunakan mengancam warga serta barang-barang curian berupa Infocus, Laptop, Monitor serta barang curian lainnya yang sudah dikemas dan siap dibawa dalam tas ransel.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Pembangunan, Sri Ayu mengatakan, kejadian pencurian yang diduga dilakukan oleh pelaku yang sama sudah kerap terjadi di sekolahnya. Ia bersyukur pelakunya sudah ditangkap dan akan membenahi sistem keamanan di sekolah yang dipimpinnya.

“Sudah sering kehilangan mas, beberapa kali kehilangan uang, juga tas, setelah diteliti sepertinya maling ini masuk lewat atap gudang yang terbuka, kemudian mendongkel jendela dan masuk ke ruangan. Kali ini malingnya sempat ngopi-tuh gelasnya bekas ia ngopi. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi, saya akan coba perbaiki keamanan sekolah ini,” katanya. (*/Ilung)

Kota CilegonMaling di Sekolah
Comments (0)
Add Comment