CILEGON – Setelah viral dimedia sosial, akhirnya bantuan berdatangan kepada Jasiman warga Lingkungan Nagrek, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, yang rumahnya ambruk dihantam angin kencang dan hujan deras pada Sabtu (6/2/2021) malam.
Salah satunya adalah pihak Pemerintah Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan yang datang dan langsung dengan memberikan sembako kepada Jasiman.
“Bantuan yang tidak seberapa ini semoga dapat meringankan beban dari Pak Jasiman,” ucap Taufik selaku staf Kelurahan Kepuh kepada Fakta Banten, Minggu (7/2/2021).
Selain memberikan sembako kami lanjut Taufik juga berupaya maksimal dengan mencari solusi agar rumah Jasiman langsung di bantu oleh para dermawan dan pihak industri yang ada di Kecamatan Ciwandan.
“Setelah kami meninjau kami langsung menghitung apa saja yang dibutuhkan buat pembangunan rumah Jasiman itu sehingga jika ada nanti para donatur dan pihak industri akan membantu, kami tahu apa yang di butuhkan untuk pembangunan rumah itu,” katanya.
Taufik menjelaskan, sebenarnya yang bersangkutan yakni putra Jasiman yaitu Supendi tidak tahu kalau orang tuanya itu belum melaporkan kalau rumahnya itu ambruk ke pihak RT. Sehingga ada miskomunikasi antara anak dan bapak.
“Intinya kejadin ini hanya mis komunikasi antara mereka. Yang pasti jika ada laporan baik ada rumah yang ambruk atau yang sakit kami langsung turun tangan membantu mereka (warga yang butuh pertolongan),” katanya.
Sementara itu, Supendi mengapresiasi langkah dari pihak Pemerintah Kelurahan yang sudah memberikan bantuan kepada keluarganya. Ia pun juga meminta maaf kepada pihak pemerintah kelurahan atas peristiwa ini yang mana seharusnya ia bermusyawarah terlebih dahulu kepada orang rumah mencari solusi.
“Terimakasih kepada pihak pemerintah Kelurahan yang sudah memberikan bantuan sembako kepada keluarganya. Saya juga meminta maaf tidak memberitahukan kejadian ini ke pihak pemerintah tetapi langsung curhat dimedsos,” tutupnya. (*/Red)