Stok Darah PMI Cilegon Mulai Menipis, Masyarakat Diajak Aktif Donor

 

CILEGON — Ketersediaan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon dilaporkan mulai menipis memasuki awal tahun 2026.

Kondisi ini terjadi seiring menurunnya jumlah pendonor pasca libur panjang akhir tahun, sementara kebutuhan darah di rumah sakit tetap berjalan setiap hari.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Cilegon, dr. Arriadna, menyampaikan bahwa penurunan stok darah menjadi perhatian serius karena darah dibutuhkan untuk berbagai tindakan medis, baik rutin maupun darurat.

“Memasuki awal tahun, stok darah di UDD PMI Kota Cilegon cenderung menipis. Padahal kebutuhan darah untuk pasien, baik tindakan medis rutin maupun kondisi darurat, tetap tinggi,” ujar dr. Arriadna, Jumat, (2/1/2026).

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan darah agar pelayanan kesehatan tidak terganggu.

Donor darah, kata dia, juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya.

PMI Kota Cilegon terus membuka layanan donor darah setiap hari di Markas UDD PMI Kota Cilegon.

Seluruh proses donor darah dipastikan dilaksanakan sesuai standar pelayanan dan protokol kesehatan, dengan dukungan tenaga medis profesional serta fasilitas yang aman dan nyaman.

“Donor darah adalah aksi kemanusiaan sederhana yang mampu menyelamatkan banyak nyawa,” tutup dr. Arriadna.***

Comments (0)
Add Comment