Tanam Jagung Serentak, Polres Cilegon Targetkan 53 Hektare di Kecamatan Anyer

 

CILEGON – Polres Kota Cilegon melaksanakan penanaman jagung serentak pada kuartal IV tahun 2025 di Desa Grogol Indah, Kecamatan Anyer, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan itu merupakan bagian dari program dukungan terhadap swasembada pangan nasional.

Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur Forkopimda dan stakeholder terkait.

“Kami bersama pihak stakeholder terkait, di sini ada Kepala Dinas Pertanian Kota Cilegon, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang,” kata Kapolres M. Silitonga.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga dihadiri oleh para pemuka agama, tokoh masyarakat, Ketua RT, Ketua RW, lurah, camat, serta sejumlah kepala desa di Kecamatan Anyer.

“Terlebih khusus di Desa Grogol Indah ini, kita melakukan program perluasan areal tanam dengan target sekitar delapan hektare. Hari ini kita tanam empat hektare, sisanya akan dilanjut pada periode berikutnya, terutama di kuartal IV Oktober 2025,” ujarnya.

Program ini, lanjut Kapolres, merupakan lanjutan dari inisiatif ‘Satu Desa Dua Hektar’ yang telah berjalan sejak Kuartal I hingga Kuartal III tahun 2025.

Kini, perluasan areal tanam di Kecamatan Anyer menargetkan total 53 hektare yang tersebar di beberapa desa, seperti Desa Bunihara dan sekitarnya.

“Kita mencari lahan-lahan yang sudah pernah digunakan masyarakat. Dengan dukungan Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala desa, RT, RW, serta pihak Bulog, BUMDes, PPL, dan Dinas Pertanian, kita survei lokasi-lokasi yang bisa dimanfaatkan untuk penanaman jagung,” jelasnya.

Selain penanaman jagung, Polres Cilegon juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Desa Grogol Indah.

“Kami memberikan layanan tensi darah, pemeriksaan umum, hingga obat-obatan secara cuma-cuma,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan kepada lima kepala keluarga yang membutuhkan, termasuk janda dan warga yang menderita sakit menahun.

“Kami bersama stakeholder menyalurkan bantuan dengan mata hati, berupa sembako dan produk SPHP dari Bulog, agar masyarakat bisa membeli dengan harga di bawah harga eceran tertinggi tanpa perlu ke kota,” tutupnya.***

Comments (0)
Add Comment