CILEGON – Polemik internal Karang Taruna Kota Cilegon terus memanas. Kisruh yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir membuat Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) mengambil langkah tegas dengan membentuk tim karateker untuk menata ulang proses organisasi di tingkat daerah.
Ketua Karateker PNKT, Keni Novrandi Saputra, menegaskan bahwa kepengurusan Karang Taruna di Kota Cilegon saat ini berada sepenuhnya dalam kendali karateker.
“Katakan bahwa Karang Taruna Kota Cilegon hari ini dalam posisi karateker. Nah, karateker akan segera melaksanakan konsolidasi dan mempersiapkan temu karya,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).
Keni juga mengingatkan bahwa setiap agenda pelantikan yang dilakukan tanpa sepengetahuan pengurus pusat tidak akan diakui.
“Terkait misalnya ada pelantikan yang dilaksanakan oleh Karang Taruna Cilegon di luar sepengetahuan PNKT, berarti kita tidak mengakui itu,” tegasnya.
Menurutnya, tim karateker dalam waktu dekat akan segera menggelar konsolidasi untuk mempersiapkan temu karya daerah yang bertujuan memilih ketua baru Karang Taruna Kota Cilegon.
“Tim karateker dalam waktu dekat akan konsolidasi dan mempersiapkan temu karya untuk apa? Memilih Ketua Karang Taruna baru Kota Cilegon,” lanjut Keni.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses harus merujuk pada aturan resmi.
“Rujukannya adalah Permensos, terus lampirkan aja SK karateker,” katanya.
Keni pun meminta seluruh pihak, khususnya Dinas Sosial serta Pemerintah Kota Cilegon, untuk patuh pada regulasi yang berlaku.
“Jadi, meminta kepada Dinas Sosial dan Pemerintah Kota Cilegon untuk sama-sama mentaati Permensos,” pungkasnya.(*/ARAS)