Tinjau Proses Rekrutmen Tenaga Kerja, Walikota Cilegon Pastikan Disnaker Maksimal Tekan Pengangguran

 

CILEGON – Walikota Cilegon Robinsar meninjau langsung proses rekrutmen tenaga kerja yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, Kamis (13/11/2025).

Hal itu dilakukan, sebagai bentuk upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.

“Alhamdulillah, gerak cepat dari Disnaker dalam merespons dinamika yang ada. Prinsipnya, ini langkah yang tepat dalam menekan pengangguran,” kata Robinsar, saat ditemui di kantor Disnaker Cilegon.

Ia menjelaskan, penyiapan sumber daya manusia (SDM) membutuhkan waktu panjang.

“Menyiapkan SDM itu kan tidak sehari dua hari, butuh proses tiga sampai lima tahun, bahkan sepuluh tahun,” ujarnya.

Menurut Robinsar, penguatan SDM tidak hanya diarahkan untuk kebutuhan industri di Kota Cilegon, tetapi juga membuka peluang bagi tenaga kerja untuk dikirim ke luar negeri.

“Langkah ini tidak melulu bergantung pada industri di Cilegon. Kita berharap SDM lokal bisa menyesuaikan, bahkan punya opsi untuk bekerja di Jepang agar lebih siap,” katanya.

Ia optimistis kondisi ketenagakerjaan di Cilegon akan membaik tahun depan.

“Kami berharap tahun depan bisa lebih optimistis. Banyak proyek akan mulai digarap, seperti CAA, Nippon Sokubai, dan industri lainnya,” ujar Robinsar.

Selain itu, ia menambahkan program pengiriman tenaga kerja ke Jepang dan penguatan sektor UMKM akan terus dijalankan.

“UMKM juga jadi salah satu faktor penting dalam program peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Robinsar turut mengapresiasi kolaborasi antara Disnaker dan Eka Hospital yang membuka peluang kerja bagi warga Cilegon.

“Saya apresiasi Eka Hospital yang mau berkolaborasi dengan Disnaker. Harapan kami, industri lain juga memperkuat komunikasi dan koordinasi untuk mengoptimalkan serapan tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Penta Disnaker Kota Cilegon, Hidayatullah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses bimbingan pra seleksi dan wawancara bagi calon tenaga kerja.

“Hari ini kami melakukan bimbingan pra seleksi dan interview dari Eka Hospital yang membutuhkan tenaga kerja,” kata, Dayat.

Dayat menyampaikan apresiasi atas dukungan rumah sakit tersebut dan arahan dari Walikota agar warga Cilegon mendapat prioritas.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada pihak perusahaan yang mau berkolaborasi dengan Disnaker. Sesuai arahan Pak Wali, anak-anak Cilegon diprioritaskan, tentu yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” jelasnya.

Ia menegaskan, profesionalisme tetap menjadi prinsip utama dalam penempatan tenaga kerja.

“Kalau bidang medis, tentu ijazah dan kompetensinya harus sesuai. Kami ingin kesempatan kerja bagi masyarakat Cilegon tetap terbuka luas dan tenaga kerja lokal terserap optimal,” katanya.(*/Nandi).

Comments (0)
Add Comment