Upaya Modernisasi BLK Cilegon Dinilai Tepat, Pemerhati Ajak Perkuat Pengawasan dan Evaluasi

 

CILEGON — Upaya memodernisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Cilegon yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Cilegon diharapkan dapat meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih berkualitas.

Selain itu, menurut pemerhati Ketenagakerjaan dan Praktisi K3, Arif A Wahyudi, dampaknya untuk penurunan angka pengangguran tidak dapat dirasakan secara instan.

“Yang sedang dibangun pemerintah hari ini adalah fondasi pemetaan minat dan bakat pencari kerja, penyesuaian dengan kebutuhan industri, serta penguatan kompetensi berbasis link and match,” ujar Arif, Kamis (8/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa modernisasi BLK justru menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.

Penyesuaian teknologi peralatan pelatihan dengan standar industri dinilai sebagai langkah maju agar lulusan BLK tidak tertinggal secara kompetensi.

“Pemerintah sudah memastikan bahwa alat dan metode pelatihan selaras dengan kebutuhan industri, dan ini adalah bukti kesiapan jangka panjang, bukan kebijakan reaktif,” jelasnya.

Arif juga menyoroti bahwa dalam satu tahun pemerintahan Robinsar–Fajar, penguatan BLK telah berjalan secara bertahap dan terstruktur.

Ia menilai proses tersebut ibarat gayung bersambut, di mana kebijakan, kesiapan sarana, dan pembenahan sistem terus saling menguatkan.

“Perubahan besar memang tidak bisa dilakukan secara instan. Tapi yang perlu diapresiasi, proses penguatannya jelas berjalan. Hasilnya akan terlihat seiring waktu,” katanya.

Adapun langkah kerja sama antara pemerintah dengan dunia industri, Arif menyebut bahwa nota kesepahaman (MoU) terkait pemenuhan tenaga kerja lokal merupakan langkah maju.

Ia menekankan bahwa tantangan berikutnya adalah penguatan pengawasan agar implementasi kebijakan berjalan optimal.

“Tinggal bagaimana pengawasan dan evaluasi dilakukan secara konsisten agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga lokal,” pungkasnya.***

Comments (0)
Add Comment