Wakil Ketua II DPRD Cilegon Akan Panggil PT Vopak Merak Bahas Insiden Asap Oren

 

CILEGON – Wakil Ketua II DPRD Kota Cilegon menyatakan sikap tegas terkait insiden munculnya kepulan asap gas kimia berwarna oranye pekat di area PT Vopak Terminal Merak pada Sabtu (31/1) yang telah mengakibatkan sedikitnya 58 warga Kecamatan Gerem mengalami gangguan kesehatan serius.

​Wakil Ketua II DPRD Kota Cilegon Masduki menduga kegagalan Instalasi Proyek Baru, kami memantau secara intensif visual dan data di lapangan.

Munculnya kepulan gas dalam volume besar tersebut memicu dugaan kuat adanya kegagalan teknis pada instalasi proyek baru atau modifikasi sistem pipa yang sedang berjalan di area tersebut.

“Sangat tidak masuk akal, jika prosedur pembersihan rutin menghasilkan dampak destruktif hingga melukai puluhan warga. Apalagi bila tidak ada peringatan ke warga terdampak,” paparnya, Minggu, (1/2/2026).

​Masduki juga mempertanyakan, Vopak sebagai perusahaan skala internasional, namun mengapa sistem filtrasi gas (scrubber) atau jalur uap mereka tidak mampu membendung gas yang mungkin berbahaya tersebut, sehingga puluhan warga mengalami gangguan kesehatan.

“Kami menduga ada kelalaian prosedural atau malfungsi sistem yang sengaja ditutupi dengan alasan pembersihan material sisa. Kami di DPRD besok, Senin (2/2), akan mengirimkan surat resmi kepada manajemen PT Vopak untuk segera menghadiri Rapat Dengar Pendapat (hearing) Terbuka. Kami ingin masyarakat mendengar langsung penjelasan mereka. Kami tidak mau penjelasan di balik pintu; semuanya harus transparan,” tegasnya.

Ia juga berharap respon cepat Dinas Lingkungan Hidup Cilegon di media, juga seiring dengan kemampuan DLH untuk segera mengeluarkan hasil audit kualitas udara.

“Jika ditemukan bukti kuat adanya pelanggaran standar operasional prosedur atau kegagalan konstruksi pada proyek yang sedang berjalan, DPRD akan merekomendasikan sanksi berat sesuai aturan yang berlaku,” ungkap politisi PAN ini.

​Namun, saat ini fokus utama Pemerintah baik Kepala Daerah maupun DPRD adalah puluhan warga yang sesak napas dan mual. Vopak wajib menjamin pemulihan kesehatan mereka secara total. Rakyat Cilegon bukan kelinci percobaan untuk instalasi kimia yang tidak aman.

“Kami mengingatkan seluruh industri di Cilegon. Jangan abaikan keselamatan pemukiman demi mengejar target operasional. Besok surat pemanggilan kami layangkan, dan kami tunggu komitmen PT Vopak untuk hadir mempertanggungjawabkan kejadian ini di hadapan wakil rakyat,” tutupnya.***

Comments (0)
Add Comment