CILEGON – Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menghadiri acara Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Ibnu Syam pada Jumat (27/12/2024).
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Pondok Pesantren Ibnu Syam, Link. Kubang Lampit, Kelurahan Tegal Bunder, Kota Cilegon.
Acara yang mengusung tema “Mendidik Generasi Qur’ani di Era Digitalisasi” itu menghadirkan penceramah kondang Ustadz Prof. H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D Kehadiran penceramah terkenal tersebut menarik perhatian ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Cilegon.
Tak hanya dari Kota Cilegon, beberapa jamaah juga datang dari daerah sekitar seperti Serang dan Pandeglang.
Kegiatan ini juga turut dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Pondok Pesantren Ibnu Syam, yang menjadi salah satu momen penting dalam pengembangan fasilitas pesantren.
Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pondok Pesantren Ibnu Syam dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang menghadirkan tokoh besar seperti Ustadz Abdul Somad.
“Saya sangat bangga dan senang atas wasilah dari KH Ahmad Ibnu Syam yang telah mendatangkan Prof. KH Abdul Somad. Semoga ceramah yang disampaikan nanti dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Kota Cilegon,” ujarnya.
Helldy juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung pembangunan Masjid Pondok Pesantren Ibnu Syam.
Helldy menilai pondok pesantren Ibnu Syam sebagai salah satu lembaga pendidikan yang membanggakan Kota Cilegon dan Provinsi Banten.
“Ponpes Ibnu Syam ini adalah salah satu pesantren yang sangat membanggakan. Saya berharap ke depan akan lahir masyarakat yang seperti Ustadz Abdul Somad sehingga bisa mengharumkan nama Kota Cilegon,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Ibnu Syam, Dr. KH Ahmad Slamet Ibnu Syam, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas antusiasme masyarakat dalam menghadiri acara tersebut. Tak lupa, ia juga mengapresiasi kontribusi para donatur dalam mendukung pembangunan masjid pesantren.
“Alhamdulillah, hingga saat ini para donatur telah menyumbang sekitar Rp5 miliar dari total anggaran Rp27 miliar untuk pembangunan masjid. Masjid ini nantinya akan digunakan untuk mencetak para penghafal Al-Qur’an,” jelasnya.
Ahmad berharap kegiatan Tablig Akbar ini dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk terus menghidupkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat rutin kita laksanakan agar supaya masyarakat dapat terus mendapatkan pencerahan spiritual,” pungkasnya. (*/Adv)