Walikota Robinsar Pastikan Sebaran Gambar Area Landmark Cilegon Terendam Banjir Hoaks

 

CILEGON – Walikota Cilegon, Robinsar, menegaskan bahwa gambar yang beredar di media sosial yang menampilkan area Landmark Kota Cilegon terendam banjir merupakan informasi tidak benar alias hoaks.

“Kami pastikan gambar itu tidak benar. Itu hoaks, kemungkinan hanya hasil rekayasa atau imajinasi semata,” ujar Robinsar dalam unggahan video di akun Instagram resminya, @robinsar19, dikutip Selasa (11/11/2025).

Robinsar menjelaskan, dalam dua hari terakhir memang terdapat beberapa titik di Kota Cilegon yang mengalami genangan air.

Namun, lokasi yang disebut-sebut dalam unggahan hoaks tersebut bukan termasuk area yang terdampak.

“Terkait unggahan yang menyebut ada banjir di sekitar landmark, lengkap dengan tulisan ‘urgent banjir’, serta disebut adanya pembangunan trotoar dan lampu seperti di Jogja, itu semua tidak benar,” tegasnya.

Ia menambahkan, penanganan banjir di Cilegon tetap menjadi prioritas pemerintah daerah, bersamaan dengan sektor lain yang juga dianggap penting.

“Pada prinsipnya, bukan hanya penanggulangan banjir yang menjadi fokus kami. Infrastruktur, pelayanan pendidikan, dan kesehatan juga menjadi perhatian utama. Semua itu prioritas yang sedang kami kerjakan secara bertahap,” ujarnya.

Robinsar turut menjelaskan, wilayah yang berdekatan dengan area landmark sebenarnya berada di kawasan Cigading, tepatnya di Panauwan menuju arah POSCO.

Pemerintah kota, kata dia, telah berkoordinasi dengan pihak industri di kawasan tersebut untuk mencari langkah bersama dalam meminimalkan potensi banjir.

“Sudah kami komunikasikan agar ada tindakan dari pemerintah dan pihak industri terkait guna menekan risiko banjir di wilayah itu,” tambahnya.

Dalam video yang diunggah, Robinsar juga menampilkan sejumlah capaian pembangunan di berbagai sektor, seperti pembangunan drainase di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, peninjauan layanan Puskesmas 24 jam, peluncuran program Beasiswa Juare’, serta peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik lainnya.***

Comments (0)
Add Comment