Warga Gerem Cilegon Waswas Banjir, Minta Sungai Ditanggul

 

CILEGON – Warga Lingkungan Gerem Raya, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, meminta perhatian dan bantuan dari pihak industri yang berada di wilayah tersebut untuk pembangunan tanggul penahan banjir di sepanjang Kali Gerem.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul seringnya Kali Gerem meluap saat hujan dengan intensitas tinggi, yang menyebabkan genangan air mengancam permukiman warga di wilayah RT 001 RW 004 Lingkungan Gerem Raya.

Tokoh pemuda setempat, Bustomi, mengatakan luapan Kali Gerem semakin mengkhawatirkan karena aliran sungai tersebut melintasi kawasan industri di bagian hilir sebelum menuju permukiman warga.

“Setiap hujan deras, air dari Kali Gerem cepat meluap. Kondisi ini sudah lama terjadi dan sangat meresahkan warga,” ujar Bustomi saat ditemui, Sabtu (3/1/2026)

Menurut Bustomi, titik paling krusial berada di perlintasan sungai yang melintasi sekitar area Workshop PT BCS di bagian belakang kawasan industri tersebut.

Ia menjelaskan, pada titik tersebut belum terdapat tanggul penahan yang memadai sehingga air sungai mudah meluap dan meluber ke wilayah sekitar.

“Kalau di bagian itu tidak segera dibangun tanggul, dampaknya akan terus dirasakan warga, apalagi saat curah hujan tinggi,” katanya.

Bustomi berharap pihak industri yang dilintasi aliran Kali Gerem dapat ikut berperan aktif dalam penanganan banjir, mengingat keberadaan sungai tersebut.

“Ini bukan hanya untuk kepentingan warga, tapi juga untuk keamanan kawasan industri itu sendiri,” tambahnya.

Senada dengan Bustomi, Ketua RT 001 RW 004 Lingkungan Gerem Raya, Sukia, membenarkan bahwa banjir akibat luapan Kali Gerem kerap terjadi setiap musim hujan.

Sukia mengatakan, warga telah berulang kali menyampaikan keluhan terkait kondisi sungai tersebut, namun hingga kini belum ada penanganan yang signifikan.

“Warga kami sering waswas kalau hujan deras turun berjam-jam. Air cepat naik dan hampir masuk ke rumah,” ujar Sukia.

Ia menilai pembangunan tanggul penahan banjir menjadi kebutuhan mendesak untuk meminimalisir dampak luapan sungai.

Menurut Sukia, keterlibatan industri di sekitar Kali Gerem sangat diharapkan, mengingat lokasi sungai yang melintasi kawasan industri di bagian hilir.

“Kami berharap ada kepedulian dari pihak industri untuk bersama-sama membangun tanggul penahan banjir,” katanya.

Sukia menambahkan, pembangunan tanggul tidak hanya akan melindungi warga, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas industri di wilayah tersebut.

Warga RT 001 RW 004 Lingkungan Gerem Raya berharap aspirasi ini dapat segera ditindaklanjuti agar ancaman banjir akibat luapan Kali Gerem tidak terus berulang setiap musim hujan. (*/ARAS)

Comments (0)
Add Comment