Yayasan Bhakti Bela Negara Banten Bantu Rehab Rumah Tidak Layak Huni di Merak

 

CILEGON – Arif Rahman Hakim warga Link Sukamaju, RT 01/RW 06, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon sudah bertahun-tahun hidup dalam rumah yang hampir roboh, plafon rumahnya banyak yang ambruk karena genteng banyak yang bocor.

“Takut juga lama-lama kalau rumah bocor, khawatir menimpa orang di dalam,” ujar Arif, Jumat (2/5/2025).

Untuk perbaikan, Arif tidak memiliki dana yang cukup, sehari-hari ia bekerja sebagai buruh dengan pendapatan yang alakadarnya bahkan terkadang tidak mencukupi untuk hidup sehari-hari bersama sang istri dan 1 orang anak.

Ia menceritakan dengan kondisi rumahnya saat ini, terkadang harus menimba air hujan yang masuk ke dalam rumah dan menyebabkan banyak barang dan perabot rumah rusak.

“Alhamdulillah sekarang ada yang mau bantu, saya berharap ini sudah lama ingin dibantu,” tuturnya.

Mendapatkan laporan rumah tidak layak, Yayasan Bhakti Bela Negara (YBBN) Provinsi Banten langsung meninjau dan memberikan bantuan untuk melakukan rehab total untuk atap dan plafon rumah warga di Mekarsari Kecamatan Pulomerak tersebut.

“Setelah kami membaca pemberitaan hari ini, kami langsung merasa terpanggil untuk meninjau lokasi. Kondisinya memang sangat memprihatinkan, tidak layak huni, dan berisiko jika terus ditempati,” ujar Ketua YBBN Banten, Haji Sahruji saat berada di lokasi.

Perbaikan dilakukan secara total, mulai dari pembongkaran atap lama, penggantian dengan baja ringan, hingga perbaikan menyeluruh pada struktur bangunan, dijelaskan Abah panggilan akrab Haji Sahruji bahwa bantuan rehab tersebut merupakan bentuk kepedulian YBBN Banten untuk masyarakat.

“Ini bukan untuk pencitraan. Atap kami bongkar total, kami ganti dengan baja ringan, dan seluruh bagian rumah diperbaiki agar layak dihuni,ini aksi yang kedua yang pertama di kelurahan suralaya,” tegasnya.

Proses pengerjaan langsung dilakukan mengingat musim penghujan yang acap datang tanpa bisa diprediksi, ia beserta tim telah melakukan pemesanan bahan material untuk renovasi ini.

“Semua sudah kami koordinasikan. Ini adalah bentuk tanggung jawab penuh dari Yayasan Bhakti Bela Negara. Renovasi dilakukan secara gotong royong agar proses pembongkaran dan pemasangan berjalan cepat dan rumah bisa segera ditempati kembali,” pungkasnya.

Bantuan rehab ini merupakan kali kedua dilakukan, sebelumnya bantuan perbaikan rumah tidak layak huni juga telah dilakukan di Kelurahan Suralaya Kecamatan Pulomerak pada April 2025 lalu.(*/ARAS)

MerakYayasan Bhakti Bela NegaraYBBN
Comments (0)
Add Comment