PALEMBANG – Dalam perjalanan menuju Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Pekanbaru, Provinsi Riau, delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cilegon menyempatkan diri singgah di Palembang untuk berfoto di salah satu ikon Kota Palembang, yaitu Jembatan Ampera.
Kemudian, rombongan mampir untuk sarapan makanan khas daerah, yaitu Pempek Palembang.
Saat sedang makan bersama, delegasi yang berjumlah puluhan orang itu kedatangan tokoh-tokoh penting dari organisasi pelajar tertua di Indonesia, Pelajar Islam Indonesia (PII).
Para tokoh yang hadir dengan tujuan bersilaturahmi antara lain Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (Ketum PB PII) Abdul Kohar Ruslan, Ketua Umum Pengurus Wilayah PII Sumsel Wahyu Mukhtar Asafurla, Komandan Brigade PII Sumsel Iman Mukhal, serta beberapa pengurus wilayah lainnya.
Ketua PWI Kota Cilegon, Ahmad Fauzi Chan, yang merupakan bagian dari Keluarga Besar (KB) PII, mengungkapkan rasa hangatnya bertemu kembali dengan saudara-saudara di PII.
“Kami disambut dengan luar biasa. Ini bukan sekadar mampir, tapi juga menguatkan ikatan yang sudah lama terjalin antara PWI dan PII. Banyak nostalgia, banyak diskusi ringan tapi penuh makna,” ujar Ichan, pada Kamis (6/2/2025).
Selain menikmati keindahan Palembang, kunjungan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antara insan pers dan aktivis pelajar.
Ketua PW PII Sumsel, Wahyu Mukhtar Asafurla, menegaskan bahwa silaturahmi ini penting untuk memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan media, terutama dalam memperjuangkan isu-isu pendidikan dan kepemudaan.
“PII dan media memiliki peran besar dalam membangun generasi muda. Kami ingin agar kolaborasi ini bisa menghasilkan dampak nyata, terutama dalam memperjuangkan hak-hak pendidikan bagi pelajar dan santri,” kata Wahyu.
Sementara itu, Komandan Brigade PII Sumsel, Iman Mukhal, menambahkan bahwa selain berbincang soal peran media dan PII dalam dunia pendidikan, pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan program-program kepemudaan yang sedang digagas oleh PII Sumsel.
“Kami di Brigade PII Sumsel juga terus berusaha menghadirkan program yang relevan bagi generasi muda. Salah satunya adalah program kepemimpinan dan pendampingan siswa agar mereka bisa lebih siap menghadapi dunia perkuliahan dan karier. Dan tentunya disini, kita sangat butuh peran daripada insan pers,” jelas Iman.
Di waktu yang sama, Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan, yang merupakan putra asli Sumatera Selatan, menyampaikan kebanggaannya bisa kembali ke tanah kelahirannya dalam momentum yang berharga ini.
“Kebetulan saya kemarin baru datang ini ke Palembang dari Jakarta, markas besar PB PII. Nah bagi saya, kembali ke Sumsel ini selalu membawa semangat tersendiri. Apalagi bisa bertemu dengan Keluarga Besar PII, dan rekan-rekan dari PWI Cilegon. Ini adalah bukti bahwa jaringan dan silaturahmi yang dibangun di PII terus hidup dan berkembang. Semoga dari pertemuan ini lahir sinergi yang lebih besar dalam mendukung pendidikan dan pergerakan pelajar,” tutup Kohar. (*/Hery)