19 Pengembang Ramaikan Property Expo 2025, REI Banten Ajak Warga Manfaatkan Program Rumah Subsidi

 

SERANG – Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Banten menggelar REI Banten Property Expo 2025, bertajuk Festival Rumah untuk Rakyat, di Mall of Serang (MOS) mulai 24 hingga 30 November 2025.

Kegiatan ini menjadi ajang tahunan untuk mendorong percepatan realisasi program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus membuka peluang masyarakat Banten memiliki rumah dengan kemudahan subsidi pemerintah.

Ketua DPD REI Banten, Roni H. Asali, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan percepatan realisasi program FLPP yang ditargetkan selesai hingga akhir Desember 2025.

“Kita masih mengejar program FLPP sampai akhir Desember. Kuotanya besar sekali, mencapai 350.000 unit, jadi ini kesempatan bagi masyarakat Banten untuk bisa membeli rumah. Inilah saatnya untuk punya rumah sendiri,” ujar Roni saat pembukaan pameran, Senin (24/11/2025).

Roni menjelaskan, pemerintah pusat saat ini memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah.

Beberapa kebijakan pro-rakyat tersebut antara lain BPHTB dan PBG nol persen, KPR bunga tetap 5%, serta subsidi bantuan uang muka dari pemerintah.

Sementara untuk rumah komersial, pemerintah juga menanggung PPN (PPN DTP) guna meringankan biaya pembelian.

“Kebijakan ini sangat membantu. Makanya kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan momentum ini. Hari pertama saja, perumahan Harmoni Presiden sudah mencatat 10 booking, Pondok Banten Indah 14, dan lainnya menyusul,” ungkapnya.

Dalam expo tersebut, terdapat 19 pengembang yang berpartisipasi, menampilkan berbagai proyek perumahan unggulan seperti Perumahan Pondok Banten Indah (PBI), Harmoni Presiden Lima, Pengampelan Residence, dan Mata Raya. DPD REI Banten menargetkan transaksi hingga Rp150 miliar selama pameran berlangsung.

Sementara, Kabid Perumahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten, Suhadi, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

Menurutnya, Property Expo 2025 menjadi wadah penting untuk mempertemukan masyarakat dengan pengembang, sekaligus mempercepat serapan program subsidi perumahan pemerintah.

“Tahun ini pemerintah meningkatkan kuota subsidi FLPP dari 220.000 unit di tahun 2024 menjadi 350.000 unit. Ini peningkatan yang signifikan. Tapi hingga kini baru sekitar 200.000 unit yang terserap, jadi masih ada banyak peluang,” jelas Suhadi.

Ia menambahkan, angka backlog perumahan di Provinsi Banten masih cukup tinggi, mencapai hampir 500.000 unit dari total 9 juta secara nasional.

“Artinya, masih banyak keluarga baru yang belum memiliki rumah. Ini menjadi tanggung jawab bersama, pemerintah dan pengembang, agar masyarakat bisa memiliki hunian layak,” pungkasnya.***

Comments (0)
Add Comment