SERANG – Proses perekrutan pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) haruslah terbuka, melalui proses pengumuman, seleksi barulah penetapan pegawai.
Namun berbeda dengan Jamkrida Banten, beredar isu adanya dugaan rekrutmen tertutup pegawai yang ingin masuk ke salah satu BUMD milik Pemprov tersebut.
“Benar tertutup, sehingga ada dugaan titip menitip. Ada calon pegawai inisial R juga sudah melampirkan CV dan sertifikat,” ujar salah satu narasumber yang tak mau disebutkan namanya, Kamis (29/1/2026).
Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Kepala Divisi SDM dan Umum Jamkrida Banten, Rasmin mengaku belum mengetahui kabar tersebut.
“Belum (tahu),” ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (29/1/2026).
Ia mengungkapkan, saat ini belum ada perekrutan pegawai Jamkrida Banten.
Demikian dengan prosesnya, belum ada pengumuman mengenai hal ini.
“(Mekanisme perekrutan pegawai) sekarang melalui pengumuman web, diumumkan dulu,” ujarnya.
Pantauan wartawan pada Jumat (30/1), web resmi Jamkrida Banten di menu lowongan kerja, tak ada lowongan terbaru perekrutan. Terakhir lowongan pekerjaan, di tanggal 25 Maret 2025.
Demikian dengan media sosial Instagram Jamkrida Banten, perekrutan terakhir di bagian Kepala bagian keuangan dan investasi, itu pun perekrutan di tutup sejak tanggal 22 April 2025.
“(Perekrutan) belum ada,” ujar Rasmin.
Tertutupnya perekrutan Jamkrida Banten sehingga menimbulkan dugaan praktik titip menitip ini, disorot Ketua PP Himpunan Mahasiswa Sarang (HAMAS) Irham.
Ia bilang, seharusnya tak perekrutan pegawai BUMD terbuka.
“Karena uang rakyat ada di situ, gak boleh lah tertutup, bisa jadi ada indikasi titip menitip,” ujarnya. (*/Ajo)