SERANG — Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten resmi menutup pelaksanaan Posko Pelayanan dan Monitoring Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan hasil yang aman, lancar, dan terkendali.
Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indra Yanto, mengatakan keberhasilan pelaksanaan posko Nataru tidak terlepas dari sinergi lintas sektor yang terbangun dengan baik selama periode pengamanan.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Posko Nataru 2025/2026 di wilayah Banten berjalan aman, lancar, dan terkendali. Kami mengapresiasi kerja sama seluruh stakeholder, mulai dari TNI, Polri, KSOP Kelas I Banten, operator transportasi seperti ASDP, Pelindo, dan BBJ Bojonegara, hingga pemerintah daerah. Sinergi ini membuat pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” kata Eko dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).
Posko Nataru BPTD Kelas II Banten berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 atau H-7 sampai H+10, dengan fokus memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama masa libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Berdasarkan hasil pemantauan, kinerja operasional sejumlah Terminal Tipe A di Banten, seperti Terminal Merak, Pakupatan, Lebak, dan Labuan, secara akumulatif menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dibandingkan periode Nataru sebelumnya.
Pada sektor angkutan bus, tercatat terjadi penurunan tipis jumlah kendaraan.
Akumulasi bus datang selama Nataru 2025/2026 mencapai 17.985 unit, turun 3,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 18.718 unit.
Sementara itu, akumulasi bus berangkat tercatat 17.059 unit, menurun 9,84 persen dibandingkan Nataru 2024/2025 yang mencapai 18.921 unit.
Dari sisi pergerakan penumpang, tren relatif stabil. Akumulasi penumpang datang tercatat 155.806 orang, atau naik tipis 0,14 persen dibandingkan periode Nataru sebelumnya sebanyak 155.581 orang.
Adapun penumpang berangkat mencapai 153.336 orang, turun 3,08 persen dibandingkan Nataru 2024/2025 yang tercatat 158.205 orang.
Sementara itu, pada sektor angkutan penyeberangan, pergerakan penumpang dan kendaraan dari Jawa menuju Sumatera melalui lintasan Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan BBJ Bojonegara berjalan aman dan terkendali selama periode posko.
Secara akumulatif, total penumpang yang menyeberang pada Nataru 2025/2026 tercatat 662.823 orang, mengalami penurunan 1 persen dibandingkan Nataru 2024/2025 yang mencapai 672.192 orang. Namun, jumlah kendaraan yang menyeberang justru meningkat.
Total kendaraan tercatat 163.894 unit, atau naik 4 persen dibandingkan periode Nataru sebelumnya sebanyak 158.099 unit. Kenaikan tersebut didominasi oleh kendaraan angkutan barang dan bus.
Ke depan, BPTD Kelas II Banten menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi darat dan penyeberangan, terutama pada masa angkutan libur nasional, guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat. ***