SERANG – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Banten menggelar aksi yang bertajuk “Evaluasi 6 Bulan Pemerintahan Prabowo-Gibran” di Alun-alun Kota Serang, Rabu, (30/4/2025).
Aksi dihadiri oleh puluhan anggota KAMMI Se-Banten. Dalam orasinya ketua KAMMI Banten Muhamad Fadli menyampaikan bahwa pemerintahan supaya menjaga supremasi sipil dan mengevaluasi Undang-undang yang kebut semalam dibuat dan menolak UU TNI
“Kita berharap Undang-undang TNI tidak membuka celah untuk membungkam demokrasi sebagaimana era orde baru lalu, dengan tegas kami menolak UU TNI,” ucap Fadli.
KAMMI Banten juga menyoroti kebijakan dan banyaknya menteri-menteri yang blunder.
“Dari mulai anggaran kementerian yang pengajuannya di luar nalar, gas LPG, dan komunikasi yang buruk ke publik mengindikasikan bahwa pemerintahan harus evaluasi besar-besaran para menterinya” ucap Fadli.
Fadli juga berharap bahwa pemerintahan segera membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya di tengah banyaknya PHK dan pabrik tutup.
“Pengangguran makin tinggi, lapangan kerja tak ada, mau dikemanakan masyarakat kita, semoga negara tidak membiarkan masyarakatnya terlunta-lunta di jalanan,” tutur Fadli. (*/Fachrul)