TANGERANG – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Banten menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), di salah satu hotel yang ada di Kota Tangerang, pada Jumat, 30 September 2022.
Salah satu Rakerwil ini adalah menyelesaikan persoalan blank spot di wilayah Banten.
Ketua APJII Banten Rivan Firman Maulana dalam keterangannya mengatakan, bahwa program APJII ke depan akan fokus pada dua poin.
“Pertama yakni APJII Banten fokus untuk membranding diri agar APJII lebih dikenal, baik oleh masyarakat juga dengan pemerintah dan manfaat bagi anggota maupun non anggota,” ujar Rivan usai Rakerwil APJII Banten tahun 2022.
Kedua, kata Rivan, program APJII adalah membuat Banten menjadi gate baru bagi jaringan internet.
Ia menuturkan, jika pihaknya berencana menjadikan Banten sebagai gate baru internet selain Jakarta.
Selain fokus pada dua hal tersebut lanjutnya, APJII Banten juga berharap dengan adanya Rakerwil ini semua permasalahan-permasalahan dapat ditampung dan dapat terselesaikan.
“Harapan terbesar kami dari kegiatan Rakerwil ini, yakni dari sisi pemerintah diharapkan dapat bersinergi dan berkolaborasi lebih baik lagi di mana masih banyak wilayah minim akses internet apalagi di dua wilayah di Banten yakni Kabupaten Lebak dan Pandeglang,” terang Rivan.
Diketahui, Rakerwil ini juga merupakan laporan kegiatan yang sudah dilakukan oleh kepengurusan selama setahun ke belakang.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 52 peserta, dengan agenda-agenda APJII ke depan dan hasil keputusan Rakerwil ini akan dibawa atau dipresentasikan pada saat kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas).
“Rakerwil itu kan membahas tentang laporan kegiatan yang sudah kami lakukan serta kegiatan yang akan kita lakukan tahun depan,” katanya. (*/Faqih)