Gubernur Banten Lantik 143 Pejabat Pemprov, Uday Minta Nama-namanya Dibeberkan

SERANG – Gubernur Banten, Wahidin Halim, secara resmi mengambil sumpah dan melantik pejabat administrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, pada hari Senin, 9 Agustus 2021.

Dikabarkan pelantikan itu dilaksanakan di Ruang Rapat Rumah Dinas Gubernur Banten dengan pengambilan sumpah dilakukan secara secara virtual, sedangkan yang hadir di tempat pelantikan hanya ada dua orang perwakilan.

Dikatakannya, pelantikan tersebut dilakukan dalam rangka mengisi kekosongan jabatan yang ditinggal pensiun oleh pejabat sebelumnya. Pejabat administrasi yang dilantik sebanyak 143 orang, terdiri dari  48 orang pejabat administrator dan 95 orang pengawas.

Dalam sambutanya, Gubernur menyatakan bahwa situasi pandemi pemerintah perlu hadir dalam penanggulangan pandemi dan tetap menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan walaupun sistem kerja ASN saat masih WFH.

Kendati demikian, pelantikan ini mendapat pertanyaan lantaran dilakukan secara mendadak dan tak informasi lengkap atas pelantikan tersebut.

Melalui web resmi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, pelantikan 143 pejabat Pemprov Banten itu tak disebutkan nama-nama dan posisi jabatan yang ditempati.

Dikabarkan, 143 yang dilantik berasal dari 35 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten.

Direktur Eksekutif Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP), Uday Suhada menyayangkan jika Pemprov Banten tak terbuka soal informasi pelantikan di tubuh Pemprov Banten.

Padahal kata Uday, nama-nama yang dilantik itu kuga sama pentingnya untuk diketahui masyarakat Banten.

“Apa yang digembar-gemborkan WH soal reformasi birokrasi selama ini hanya isapan jempol belaka. Tidak dipublishnya daftar nama pejabat saat pelantikan terakhir menunjukkan tidak ada prinsip transparansi,” ujar Uday, Rabu (11/8/2021).

Dia meminta agar BKD Banten membeberkan 143 nama yang telah dilantik tersebut. Sebagaiamana halnya lembaga publik kata dia, mesti diketahui oleh publik.

“(Urusan pelantikan personalia birokrat saja goib (tak tampak) bagaimana dengan urusan lain,” tutupnya. (*/Faqih).

Comments (0)
Add Comment