CILEGON – Kepolisian Daerah (Polda) Banten memprediksi terjadi lonjakan pemudik yang melalui pelabuhan merak mengingat kebijakan pemerintah yang sudah memperbolehkan masyarakat mudik.
“Kemungkinan dengan kebijakan pemerintah saat ini bahwa akan terjadi peningkatan arus kendaraan, manusia maupun barang dan jasa,” ungkap AKBP Alfaris Pattiwael Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Banten kepada wartawan, Kamis, (7/4/2022).
Alfaris menjelaskan pihaknya sudah siap dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan yang melewati pelabuhan merak pada arus mudik tahun 2022 mendatang.
“Untuk itu Direktorat lalu lintas Polda Banten melaksanakan serangkaian kegiatan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pemudik bahwa kita melaksanakan inspeksi kepolisian yang didalamnya melaksanakan rekayasa terbatas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia mengatakan apabila terjadi kepadatan di pintu masuk pelabuhan Merak maka rekayasa lalu lintas dimulai dari pintu tol Cikupa dengan sistem buka tutup sehingga kendaraan arah Merak akan terjadi perlambatan.
Selain itu, pihaknya telah merencanakan 3 skenario yang akan dilaksanakan pada arus mudik mendatang, yautu
1. Skenario yang disebut dengan skenario hijau, artinya operasi petugas lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
2. Skenario kuning, artinya terjadi peningkatan volume kendaraan, dengan begitu petugas lalu lintas meningkatkan intensitas keberadaan petugas untuk melaksanakan rekayasa terbatas yaitu dengan pembatasan lajur tertentu sehingga tidak penumpukan kendaraan.
3. Skenario merah, artinya sudah terjadi penumpukan kendaraan pada kepadatan yang disebut kemacetan yang disebut kondisi stagnan (berdiam diri/tidak jalan) arus lalu lintas yang di sebabkan oleh jumlah kendaraan tidak seimbang dengan kapasitas jalan.
“Pada posisi merah ini jumlah volume kendaraan bener-bener banyak sehingga butuh penanganan dan rekayasa khusus pada melaksanakan rekayasa terbatas buka tutup yang memang sifatnya lebih intensitas dari yang kuning,” tutup Alfaris. (*/Nas)