Karang Taruna Banten: PT KS Rugi Bukan Salah Dirut

CILEGON – Desakan Direktur Utama (Dirut) PT Krakatau Steel (KS) agar segera diganti menguat imbas adanya kerugian. Diketahui, PT KS telah mencatatkan kinerja yang buruk yang mengakibatkan kerugian hingga Rp2 triliun pada akhir 2023 lalu.

Desakan agar Dirut PT KS segera diganti mendapat reaksi dari Wakil Ketua Karang Taruna Provinsi Banten, bidang Industri, Perdagangan Dadan Suryana. Menurutnya, PT KS bukan hanya sekadar pabrik baja, melainkan adalah simbol kedaulatan negara di mata dunia.

“Maka dengan solusi apapun KS harus diselamatkan, industri baja KS tidak boleh kalah oleh situasi pasar,” kata Dadan, pada Selasa, (16/7/2024).

Dadan mengatakan, situasi saat ini bukan saatnya saling menyalahkan, tapi kata dia, harusnya melakukan evaluasi besar-besaran.

“Evaluasi memang harus dilakukan, baik itu di internal perusahaan seperti restrukturisasi utang dan lain-lain, dan juga melalui kebijakan-kebijakan negara yang dapat memperkuat posisi bisnis KS, seperti pembatasan impor baja dan lain-lain,” katanya.

Dadan mengungkapkan, saat ini justru terkesan yang disalahkan adalah Direksi dan Manajeman PT KS. Padahal kata dia, kebijakan Pemerintah sendiri salah satunya dalam hal perdagangan global baja yang membuat situasi pasar baja nasional menjadi amburadul.

“Ya kalo KS mau untung, diatur dong peredaran baja impor di Indonesia, mulai dari kuantitasnya, kualitasnya dan yang paling penting adalah pengaturan harganya,” terangnya. (*/Faqih)

Impor BajaKarang Taruna BantenKerugianPT KS
Comments (0)
Add Comment