SERANG – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kanwil Kementrian HAM Banten menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga di Terminal Pakupatan, Serang, Jumat (15/8/2025).
Kepala Bagian Umum KemenHAM Banten, Erwin Firmansyah, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 17 Agustus 1945 yang dilaksanakan serentak di seluruh kantor wilayah KemenHAM di Indonesia.
“Kami memilih Terminal Pakupatan karena mendapat informasi banyak warga kurang mampu yang beraktivitas di sini,” ujar Erwin.
Sebanyak 100 warga, yang mayoritas bekerja sebagai kuli panggul, pedagang asongan, tukang ojek, hingga masyarakat sekitar terminal, menjadi sasaran layanan kesehatan ini.
“Pemeriksaan ini khusus untuk warga yang beraktivitas dan tinggal di sekitar terminal. Setelah pemeriksaan, kami juga memberikan vitamin sebagai penunjang kesehatan,” imbuhnya.
Menurut Erwin, meski hanya dilakukan di satu titik, kegiatan ini mencerminkan kepedulian negara terhadap kesehatan masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.
“Bukan berarti kami abai terhadap wilayah lain, ini adalah simbol perhatian negara. Kalau ada warga yang memerlukan tindak lanjut medis, kami akan mengupayakannya,” tegasnya.
Selain pemeriksaan fisik, kegiatan ini juga disertai edukasi kesehatan oleh dokter dan perawat yang bertugas.
KemenHAM Banten bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dalam pelaksanaan kegiatan di terminal tersebut.
Pagi itu, suasana Terminal Pakupatan sedikit berbeda. Di sela hiruk pikuk angkutan umum dan pedagang yang biasa menggelar dagangan, tampak deretan kursi dan meja pemeriksaan.
Warga yang biasanya memanggul barang atau mengendarai ojek, duduk tertib menunggu giliran.
Beberapa tertawa kecil saat tekanan darah mereka diukur, sementara yang lain tampak serius mendengarkan saran dokter tentang pola hidup sehat.
“Harapannya, masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan itu bukan hanya tugas negara, tetapi tanggung jawab kita semua,” tutup Erwin.
Terakhir, Kepala Terminal Pakupatan, Waluyo Diyanto, mengapresiasi dipilihnya terminal sebagai lokasi kegiatan.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis ini. Terminal bukan hanya tempat transit kendaraan, tetapi juga menjadi pusat aktivitas masyarakat. Banyak yang menggantungkan hidup di sini, sehingga perhatian terhadap kesehatan mereka sangat berarti,” kata Waluyo. (*/Fachrul)