Kepedulian Sesama, Najib Hamas Doakan Wartawan dan Kru Kapal yang Hilang di Selat Sunda

SERANG – Suasana Bimbingan Teknis Daerah (Bimtekda) anggota DPRD dan pejabat publik PKS se-Banten, diwarnai doa bersama untuk wartawan dan kru kapal yang hilang saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda.

Doa dipimpin langsung Ketua DPW PKS Banten, Najib Hamas, di sela rangkaian kegiatan Bimtekda yang berlangsung pada 17–19 September 2026.

Dalam doa tersebut, para peserta memanjatkan harapan agar para wartawan dan kru kapal yang hingga kini belum ditemukan dapat segera diketahui keberadaannya dan kembali berkumpul bersama keluarga.

Doa juga ditujukan kepada keluarga yang masih menanti kabar kepulangan mereka agar diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi situasi tersebut.

Ketua DPW PKS Banten Najib Hamas mengatakan, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa di balik tugas jurnalistik dan pekerjaan kru kapal terdapat keluarga yang menunggu kepulangan orang-orang terkasih.

Para wartawan dan kru kapal juga menghadapi risiko dalam menjalankan tugas, khususnya ketika berada di lokasi yang memiliki potensi bahaya untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Karena itu, menurut Najib, kepedulian terhadap sesama perlu menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Selain memimpin doa, Najib juga mengingatkan para anggota DPRD dan pejabat publik PKS agar terus hadir di tengah masyarakat dan memahami berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“PKS harus hadir di setiap lini masyarakat,” ujar Najib, Jumat (18/9/2026).

Ia menekankan, kehadiran tersebut tidak cukup hanya dengan mendengarkan aspirasi masyarakat.

Para kader dan pejabat publik juga harus berupaya menghadirkan solusi melalui kerja nyata.

“PKS harus masuk dan menjadi solusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Bimtekda anggota DPRD dan pejabat publik PKS se-Banten tersebut mengusung tema “Pemimpin Transformatif: Tingkatkan Pelayanan, Hadirkan Perubahan.”

Melalui kegiatan tersebut, para peserta didorong untuk memahami bahwa kepemimpinan transformatif tidak semata-mata diwujudkan melalui program dan kebijakan, tetapi juga melalui empati, kepedulian, serta kehadiran nyata ketika masyarakat menghadapi persoalan.

Doa bersama untuk wartawan dan kru kapal yang hilang pun menjadi bagian dari pesan tersebut, sekaligus bentuk solidaritas terhadap mereka yang tengah menghadapi risiko dalam menjalankan tugas.***

BimtekdaNajib HamasPKS Banten
Comments (0)
Add Comment