SERANG – Program sekolah gratis yang digagas Gubernur Banten Andra Soni merupakan kebijakan prioritas untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh (Sekolah Khusus) swasta.
Program yang diluncurkan pada 2 Mei 2025 untuk tahun ajaran 2025/2026 lalu ini bertujuan meningkatkan partisipasi pendidikan 12 tahun.
Anggota Komisi V DPRD Banten, Taufiq Hidayat menilai, program tersebut merupakan komitmen nyata Gubernur Banten Andra Soni terhadap dunia pendidikan.
Bukan hanya SMA/SMK dan Skh Negeri kata dia, Gubernur Andra Soni juga berani menggratiskan biaya SMA/SMK dan Skh swasta, bahkan tahun 2026 ini menargetkan Madrasah Aliyah.
Program sekolah gratis ini kata dia, mencakup lebih dari 65.770 siswa SMA, SMK, dan SKh swasta di seluruh Banten pada tahap awal ajaran 2025/2026. Sebanyak 811-814 sekolah swasta telah bergabung dalam program ini.
“Tentu tahun 2026 ini penerima manfaat sekolah gratis akan bertambah, karena bukan hanya kelas 10 saja, tapi kelas 11 juga akan kembali menerima manfaatnya, ditambah Madrasah Aliyah juga akan direncanakan mendapatkan program sekolah gratis,” kata Taufiq, Selasa, (24/2/2026).
Program ini kata dia, difokuskan pada sekolah swasta guna memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang setara dan berkualitas, meningkatkan partisipasi sekolah, serta mendorong keadilan sosial dan penciptaan sumber daya manusia unggul.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Banten ini juga menilai, kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni terus berupaya menggerakkan pembangunan Provinsi Banten ke arah pemerataan dan keberlanjutan.
Sebab, fokus pembangunannya tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan. ***