SERANG – Badan Pusat Statistik Provinsi (BPS) Banten menerbitkan laporan Keadaan Ketenagakerjaan per November 2025 pada Kamis (5/2/2026).
Dalam laporannya, BPS mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada November 2025 sebesar 6,63 persen, angka ini mengalami penurunan 0,05 persen poin dibanding Agustus 2025.
Kepala BPS Provinsi Banten, Yusniar Juliana mengatakan, jumlah angkatan kerja meningkat sebanyak 314 ribu orang. Jumlah penduduk bekerja juga meningkat 296,34 ribu orang.
“Pengangguran masing-masing meningkat 17,66 ribu orang apabila dibandingkan Agustus 2025,” ujarnya.
Peningkatan juga terjadi pada Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) per November 2025 sebesar 67,75 persen. Jumlah ini naik sebesar 3,09 persen poin dibanding Agustus 2025.
Sebagai informasi, TPAK adalah persentase banyaknya angkatan kerja terhadap jumlah penduduk usia kerja.
TPAK mengindikasikan besarnya persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu negara/wilayah.
“Komposisi angkatan kerja pada November 2025 terdiri dari 6,05 juta orang penduduk bekerja dan 430,02 ribu orang pengangguran,” ujarnya.
Kemudian untuk penduduk usia kerja pada November 2025 sebanyak 9,57 juta orang, bertambah sebanyak 27,95 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.
Sebagian besar penduduk usia kerja, kata dia, merupakan angkatan kerja, yang mencapai 6,48 juta orang, sisanya termasuk bukan angkatan kerja sebanyak 3,09 juta orang.
Terakhir, berdasarkan jenis kelamin, pada November 2025, TPAK laki-laki sebesar 83,87 persen, lebih tinggi dibanding TPAK perempuan yang sebesar 51,18 persen.
“Dibandingkan Agustus 2025, TPAK laki-laki dan perempuan naik masing-masing sebesar 1,91 persen poin dan 4,32 persen,” tutupnya. (*/Ajo)