SERANG–Dalam rangka memaknai momentum Nuzulul Qur’an di bulan suci, KUMALA Komisariat UIN Banten menggelar kegiatan Ramadan Berbagi di Yayasan Pendidikan Islam Jauharotussalam, Cipocok, Kota Serang.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial mahasiswa sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Acara tersebut diisi dengan rangkaian kegiatan seperti santunan kepada anak-anak, tausiyah keagamaan, doa bersama, serta buka puasa bersama.
Suasana kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa antara mahasiswa, pengurus yayasan, dan masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Achmad Fauzi, selaku Ketua Komisariat KUMALA UIN Banten, menyampaikan, kegiatan Ramadan Berbagi bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum untuk memaksimalkan ibadah serta menumbuhkan kepedulian sosial di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
“Kegiatan ini menjadi upaya untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan di bulan Ramadan saja, melainkan juga dapat terus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penanaman jiwa sosial,” ujar Achmad Fauzi, dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).
Sementara itu, M. Hendry Hertog Sembiring selaku Ketua Pelaksana Ramadan Berbagi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara.
“Kami sangat bersyukur kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh kebersamaan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menebarkan kebaikan serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama,” ungkap Hendry.
Kegiatan Ramadan Berbagi ini dihadiri oleh mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, masyarakat sekitar, serta pengurus Yayasan Pendidikan Islam Jauharotussalam.
Melalui kegiatan ini, KUMALA berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an tidak hanya dipahami secara tekstual, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata melalui kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Momentum Nuzulul Qur’an pun diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh peserta untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat ibadah, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama. ***