SERANG – Kebijakan penghapusan nomor kursi di Kereta Lokal Rangkasbitung-Merak ternyata tak hanya menuai kritik, tetapi juga mendapat respons positif dari sebagian penumpang.
Beberapa pengguna jasa kereta justru merasa lebih nyaman dengan sistem tempat duduk bebas karena mereka bisa langsung memilih tempat tanpa terikat nomor kursi di tiket.
Jova, seorang perempuan yang juga merupakan penumpang yang berangkat dari Rangkasbitung menuju Stasiun Serang, mengaku lebih menyukai sistem baru ini.
Menurutnya, selama datang lebih awal, ia bisa mendapatkan tempat duduk sesuai keinginannya tanpa harus terpaku pada nomor tiket.
“Kalau datang awal, ya bisa duduk enak. Cepet-cepetan sih, tapi lebih fleksibel. Kadang kalau ada nomor kursi malah jadi ribet, soalnya kalau kebagian nomor jelek, bisa jadi malah berdiri,” ujarnya, kepada Fakta Banten di kereta, pada Kamis (27/2/2025).
Jova menilai bahwa sistem nomor kursi sebelumnya terkadang menyulitkan, terutama saat ia tidak mendapatkan kursi yang strategis.
Ia juga merasa dengan sistem ini, penumpang bisa lebih leluasa mengatur posisi duduk sesuai kebutuhan.
“Kadang kalau dapat nomor di ujung atau yang dekat pintu, kan kurang nyaman. Kalau sekarang tinggal pilih aja mau duduk di mana, yang penting datang duluan,” tambahnya.
Menurutnya, sistem ini juga membuat naik dan turun penumpang menjadi lebih cepat, karena tidak ada lagi yang bingung mencari kursi sesuai nomor di tiket. Hal ini dinilainya lebih efisien, terutama di jam-jam sibuk.
“Dulu kadang ada yang lama nyari nomor kursinya, bikin jalur masuk sempit. Sekarang begitu naik langsung duduk, enggak ada yang ribet cari-cari tempat lagi,” jelasnya.
Meski begitu, ia mengakui bahwa sistem ini memang bisa menyulitkan bagi mereka yang naik di stasiun-stasiun selanjutnya.
Namun, ia merasa bahwa hal itu bisa diatasi dengan datang lebih awal atau mencari alternatif perjalanan.
“Yang penting jangan mepet naiknya. Kalau bisa datang duluan biar enggak berdiri,” katanya. (*/Hery)