SERANG – Perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran yang masih belum usai, berimbas pada dua warga asal Provinsi Banten yang dievakuasi hari ini, Selasa (10/3/2026).
“Baru mau dievakuasi nanti jam 18.00 WIB,” ujar Kepala Badan Penghubung Provinsi Banten, Ika Sri Erika saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Untuk identitas berupa asal kabupaten/kota, Ika mengaku belum mengetahuinya lebih lanjut.
Namun hingga saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI terkait proses evakuasi.
“Untuk identitasnya belum,” kata dia.
Rencananya, proses evakuasi kedatangan WNI asal Banten bersama provinsi lainnya menggunakan pesawat Turkish Airlines pada hari ini dan besok, Rabu (11/3).
“Rencana pak Menlu akan hadir saat tiba WNI tersebut,” ujarnya.
Ika meminta doa dari semua pihak agar prosesi evakuasi seluruh WNI, terkhusus asal Provinsi Banten dapat berjalan dengan lancar.
“Mohon dukungan kelancaran giat kedatangan WNI dari Iran,” ujarnya.
Adapun setibanya dua warga asal Banten di Indonesia, rencananya mereka bakal langsung dipulangkan ke asal daerahnya.
“Langsung dipulangkan,” kata dia.
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan terus berkoordinasi dengan Kemenlu RI, guna memastikan agar warganya di Iran bisa selamat.
“Kita akan terus koordinasi,” katanya.
Imbas konflik, Kedutaan Besar RI Tehran di Iran mengimbau agar WNI terus berkoordinasi dan Komunikasi secara aktif.
WNI diminta untuk aktif memberikan pembaruan informasi mengenai situasi keamanan di wilayah masing-masing kepada pihak KBRI Tehran melalui grup-grup koordinasi yang telah tersedia. (*/Ajo)