SERANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten menggandeng Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), siap mempercantik wajah Kota Serang.
Kepala DPUPR Banten, Arlan Marzan mengatakan, bersama APJTEL, pihaknya merapihkan kabel yang semrawut di beberapa jalan protokol Kota Serang.
“Nanti semua kabel ini kita turunin, banyak ada puluhan kabel-kabel. Jadi kita tinjau, tindaklanjuti sesuai dengan arahan Pak Gubernur,” ujarnya, dikutip dari Instagram dpupr_banten, Rabu (20/8/2025).
Kabel tersebut nantinya, bakal ditanam di bawah tanah agar terlihat rapih, indah dan tak semrawut. Pekerjaan ini dilakukan mengingat Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten.
“Ini juga untuk mendukung kebijakan Walikota dalam menata Kota Serang agar lebih rapih, lebih indah, karena kan ini jadi ibu kota provinsi,” kata dia.
“Salah satunya kabel-kabel di udara akan kita relokasi, jadi kabel di tanam di bawah tanah dari Ciceri sampai BNI, dari jalan Ahmad Yani dulu,” sambungnya.
Selain untuk keindahan, Arlan juga mengungkapkan keamanan jadi alasan pihaknya melakukan membenamkan kabel di bawah tanah.
“Langkah ini dilakukan untuk menciptakan tata Kota Serang yang lebih rapi, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Saat melakukan perapihan kabel, Arlan memastikan pekerjaan yang dilakukan tak melanggar hak-hak para pejalan kaki dan merapihkan kembali saluran air yang ada.
“Saluran (air) nanti kita akan rapihkan kembali agar tak ada genangan di jalan, nanti kita koordinasi dengan pihak Pemkot Serang, jangan sampai memakan hak pejalan kaki di trotoar yang sudah kita bangun. Hak para pejalan kaki kita jaga, kita tata,” tegas Arlan.
Adapun untuk penataan, dimulai dari Jalan Jenderal Ahmad Yani, berlanjut ke Jalan Veteran dan Jalan Sudirman. Di lokasi ini, terdapat sekitar 30 kabel di udara yang menggantung bakal dirapikan.
“Kita akan terus berkolaborasi, menata kabel-kabel semrawut, sekitar 30 kabel ini nantinya di pindahkan ke bawah tanah,” ujar Arlan.
Di lokasi yang sama, Koordinator APJII Banten, Kevin mengatakan bahwa Pemda terbuka dan mensuport kegiatan penataan kabel-kabel tersebut.
“Kalau pemerintahnya support, menjembatani banget, karena banyak yang punya banyak kabel juga tak ada izinnya,” kata dia.
“Makannya kita APJII Banten mengusulkan ada terowongan untuk anggota kami yang ingin direlokasi,” tutupnya (*/Adv)