JAKARTA – Provinsi Banten berhasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Pratama dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dalam perhelatan UHC Award yang diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Andra Soni menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan merupakan salah satu unsur pendukung utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya akses kesehatan yang adil dan setara bagi seluruh warga tanpa terkecuali.
”Kinerja kepala daerah salah satunya diukur dari kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan,” ujar Andra.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berkomitmen meningkatkan kualitas serta memperluas cakupan pelayanan kesehatan. Keberadaan BPJS Kesehatan dinilai krusial dalam mewujudkan target tersebut.
”Cakupan kepesertaan harus terus diperluas agar seluruh rakyat Banten mendapatkan pelayanan kesehatan yang adil dan setara,” tambahnya.
Andra mengungkapkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 130 rumah sakit serta berbagai fasilitas pelayanan kesehatan lainnya di Provinsi Banten.
Ia berharap seluruh fasilitas kesehatan tersebut telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan guna memudahkan akses masyarakat.
Demi meningkatkan jumlah kepesertaan, khususnya pada kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI), Gubernur menegaskan akan memperkuat koordinasi dengan para bupati dan wali kota di wilayah Provinsi Banten.
Langkah strategis ini diharapkan mampu meningkatkan angka kepesertaan aktif di tengah masyarakat.
”Kami juga berharap BPJS Kesehatan terus memberikan edukasi yang transparan kepada masyarakat, sehingga warga memahami secara utuh hak-hak mereka, termasuk layanan apa saja yang ditanggung dan tidak ditanggung,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menyatakan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah berjalan selama 11 tahun merupakan program strategis nasional.
”Dalam kurun waktu 10 tahun, Indonesia mampu mencapai UHC. Ini merupakan capaian tercepat di dunia,” ungkap Ghufron.
Ia menambahkan bahwa kesuksesan UHC ini harus dibarengi dengan pembangunan infrastruktur kesehatan dan penyediaan tenaga medis oleh pemerintah daerah.
Berdasarkan data pendukung, Provinsi Banten meraih UHC Award 2026 kategori Pratama atas pencapaian tingkat kepesertaan JKN sebesar 98 persen dengan tingkat keaktifan mencapai 80 persen pada tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar.***