Pupuk Tersedia, 178.000 Petani Di Banten Belum Tebus Pupuk Subsidi

 

SERANG – Plh Sekda Provinsi Banten Hj. Virgojanti melalukan Rapat Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Provinsi Banten Tahun 2024, yang diselenggarakan di aula Setda Lt II Kantor Gubernur Banten, Jumat (5/7/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadis Pertanian Banten Agus Tauchid, Kadis Perindustrian & Perdagangan Banten Babar Suharso, Pimpinan Forkopimda, PT Pupuk Indonesia & Bank Indonesia.

Diadakannya kegiatan ini yaitu dalam rangka menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri agar Komisi Pengawasan Penyaluran Pupuk & Pestisida (KP3) melakukan Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di seluruh wilayah di Indonesia.

Ketua KP3 Provinsi Banten Hj Virgojanti merespon cepat arahan tersebut dengan melaksanakan evaluasi bersama KP3 tingkat Provinsi, Kabupaten & Kota se Provinsi Banten.

“Kita mintakan apa saja tantangan yang dihadapi oleh para kelompok tani dan semua pihak di Banten, jumlah kuota pupuk subsidi telah disediakan banyak oleh Produsen, namun penyerapan di lapangan masih belum maksimal ,” ucap Virgo

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus Tauchid menambahkan, ditemukan beberapa permasalahan yang menyebabkan rendahnya serapan pupuk subsidi.

“Petani yang terdaftar dalam e-RDKK baru 44% yang melakukan penebusan, masih ada petani yang tertolak saat di daftarkan kembali & perlu di evaluasi dari sisi permodalan petani & jug kios pengecer,” ucap Agus.

Sementara itu, Manager Penjualan Banten PT Pupuk Indonesia Adhitya Herwin Dwiputra berharap serapan pupuk subsidi di semester 2 di Provinsi Banten dapat maksimal. Sebab, jumlah alokasi pupuk subsidi di Banten naik naik drastis 2x lipat di tahun 2024 ini.

“Kami akan evaluasi mitra distributor dan juga pengecer se Banten. Selain itu, mudah-mudahan dengan gerakan tanam IP-300 dan program pompanisasi bisa memaksimalkan serapan pupuk subsidi” tandasnya. (*/Fachrul)

Comments (0)
Add Comment