SERANG – Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) M. Jusuf Kalla resmi melantik jajaran pengurus Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Banten periode 2025–2029ndi Aula Pendopo Gubernur KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (4/6/2025).
Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menekankan pentingnya peran DMI dalam memajukan fungsi masjid di daerah.
Ia menyebut bahwa pengurus PW DMI Banten memiliki tanggung jawab besar dalam mengoordinasikan program-program masjid, termasuk pelatihan pengurus dan peningkatan kualitas dakwah.
“Maka dalam program itu banyak hal yang bisa dilakukan. Ini terbukti dari jumlah pengurusnya yang banyak, sehingga banyak pula yang harus dikerjakan ke depan. Dengan begitu, kemajuan dakwah akan terus terwujud di Banten,” ujar Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 tersebut.
Ketua PW DMI Banten yang baru dilantik, Bunyamin Hafidz, menyatakan komitmennya untuk menjalankan 11 program prioritas DMI yang telah ditetapkan secara nasional.
Salah satu fokus utama dalam waktu dekat adalah percepatan sertifikasi tanah wakaf masjid.
“Di Banten ada sekitar 9.600 masjid. Namun, berdasarkan data kami, yang telah bersertifikat baru sekitar 10 hingga 20 persen. Oleh karena itu, program sertifikasi menjadi prioritas utama,” jelas Bunyamin.
Untuk merealisasikan program tersebut, DMI Banten menggandeng sejumlah pihak, antara lain Kementerian Agama (Kemenag) dan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Banten.
“Untuk mengurus sertifikasi, perlu kolaborasi banyak pihak. Kami sudah menjalin kerja sama dengan Kemenag dan BPN,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris PW DMI Banten, Efi Efifi, menambahkan bahwa secara teknis proses sertifikasi akan dilakukan oleh BPN, dengan dasar hukum berupa Akta Ikrar Wakaf (AIW) yang diterbitkan oleh KUA setempat.
“Kami hanya mengakselerasi kerja sama antar lembaga. Syarat sertifikasi dari BPN adalah adanya AIW, yang dikeluarkan oleh KUA. Untuk itu, kami juga melakukan MoU dengan Kementerian Agama,” jelas Efi.
Selain sertifikasi tanah, program prioritas kedua yang dicanangkan DMI Banten adalah mewujudkan masjid ramah lingkungan atau green mosque.
Dalam pelaksanaannya, DMI menggandeng dinas terkait untuk menyiapkan bibit pohon produktif serta benih ikan yang akan dibagikan ke masjid-masjid.
“Kami bekerja sama dengan Dinas Perkebunan dan Kehutanan untuk penyediaan bibit pohon produktif, dan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk penyediaan benih ikan,” pungkas Efi.(*/Nandi)