SERANG – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten memberlakukan perkuliahan secara daring dari tanggal 1 hingga 4 September untuk mahasiswanya.
Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN SMH Banten, Dedi Sunardi megungkapkan sejumlah alasan kebijakan tersebut digunakan.
Pemberlakuan perkuliahan daring, kata Dedi, bukan untuk membungkam, membatasi ataupun melarang mahasiswa dalam melakukan aksi demonstrasi.
Justru, Dedi mendukung penuh aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya.
Namun, aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa haruslah dilakukan secara damai.
“Kita juga menghindari bentuk-bentuk anarkisme,” kata Dedi usai mengikuti rapat di Mapolda Banten, Senin, (1/9/2025).
Perkuliahan daring juga, kata Dedi, diberlakukan untuk menghindari mahasiswa baru terlibat dalam aksi unjuk rasa.
Sebab, Dedi menjelaskan mahasiswa baru belum memahami pengetahuan mengenai aksi.
Ia khawatir mahasiswa baru hanya akan menjadi korban dalam aksi.
“Kekhawatiran ada korban, karena ini terkait dengan berbarengan dengan masuknya mahasiswa baru, kalau tidak ada mahasiswa baru tidak akan ada pemberlakuan perkuliahan secara daring,” tukas Dedi. (*/Ajo)