Waduh, Rakerda KNPI Banten Diduga “Numpang” dalam Acara Pelatihan Dispora

SERANG – Agenda rapat kerja daerah (Rakerda) KNPI kubu Ali Hanafiah dipertanyakan oleh KNPI kubu Rano Alfath. Pasalnya, kegiatan pelatihan pengembangan karakter bangsa bagi generasi pemuda 2020 yang diadakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten justru dalam surat undangan kegiatan menggunakan kop surat DPD KNPI Banten.

Wakil Ketua 1 DPD KNPI Banten kubu Rano Alfath, Ferry Renaldi mengatakan, agenda Rakerda KNPI kubu Ali Hanafiah diduga menumpang secara gelap dalam agenda Dispora Banten.

“Kami mempertanyakan kegiatan tersebut siapa yang menggelar. Kalau memang dari Dispora harusnya surat undangannya dari Dispora bukan dari KNPI,” ucap Ferry kepada awak media, Selasa (25/2/2020).

Diungkapkan Ferry, undangan yang tersebar menggunakan kop surat DPD KNPI Banten yang ditujukan kepada pengurus OKP se-Provinsi Banten yang didalamnya tertulis menindaklanjuti surat Dispora Banten nomor 427 1076- Dispora/2020 diduga ada penyalahgunaan kegiatan.

“Kegiatan yang diadakan di gedung pendopo lama Pemprov Banten yang dimulai Senin hingga Rabu 24-25 Februari itu justru tertanda panitia Rakerda. Kalau memang itu betul dari Dispora undangannya harus dari Dispora, kalau dari KNPI kami mempersilahkan. Kita juga tidak tahu mereka menerima atau memakai dana hibah,” paparnya.

Ferry menegaskan, pihaknya tidak melarang kegiatan tersebut. Tapi, pihaknya melihat ada kejanggalan dari kegiatan Dispora yang justru dalam surat undangan tertulis panitia Rakerda DPD KNPI Banten.

“Kita mempertanyakan kenapa undangannya seperti itu. Kita serahkan ke penegakkan hukum dalam intern kedinasannya. Kita minta inspektorat melakukan audit,” tukasnya.

“Saya berharap apapun itu berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Bagi pemerintah sah saja memberikan KNPI hibah kemanapun karena SK Kemenkumham nya berdiri masing-masing,” kata Ferry.

Hal senada turut dilontarkan Bendahara Umum DPD KNPI Achmad Baiquni yang menyayangkan adanya kegiatan Dispora yang diduga disalahgunakan untuk Rakerda KNPI.

“Kalau mau raker ya raker saja. Jangan nebeng acara mengatasnamakan pelatihan yang bawa-bawa nama Dispora,” ujar Eki sapaan akrab Baiquni.

“Jangan sampai ada penyalahgunaan yang melabrak aturan. Mari berorganisasi yang baik,” imbuhnya. (*/YS)

DPD KNPI
Comments (0)
Add Comment