LEBAK – Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, terutama membaca Al-Qur an.
Target khatam 30 juz selama sebulan sering menjadi resolusi tahunan.
Namun, tidak sedikit yang gagal di tengah jalan karena kurangnya strategi dan manajemen waktu.
Ramadan 2026 menjadi kesempatan emas untuk memperbaiki pola ibadah. Dengan metode yang tepat, siapa pun bisa menuntaskan bacaan Al-Quran tanpa merasa terbebani.
Ramadan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Quran. Dalam sejarah Islam, wahyu pertama diterima oleh Nabi Muhammad SAW di Gua Hira.
Karena itu, membaca dan mengkhatamkan Al-Quran di bulan suci memiliki nilai spiritual yang sangat besar.
Selain pahala yang dilipatgandakan, suasana Ramadan juga mendukung jadwal ibadah lebih teratur, masjid lebih ramai, dan semangat spiritual meningkat.
Berikut cara realistis agar target khatam tercapai:
1. Bagi Target Harian Secara Konsisten
Al-Quran terdiri dari 30 juz. Jika ingin khatam dalam 30 hari, cukup membaca:
1 juz per hari
Atau sekitar 20 halaman per hari
Bisa dibagi menjadi 4 waktu (5 halaman setelah setiap salat wajib)
Metode ini membuat bacaan terasa ringan dan tidak menumpuk.
2. Gunakan Waktu Emas Setelah Subuh
Waktu setelah salat Subuh adalah momen paling tenang dan fokus. Membaca 5- 10 halaman di waktu ini membantu mengurangi beban di siang hari.
3. Manfaatkan Waktu Menunggu
Saat menunggu berbuka, sebelum tarawih, atau setelah sahur bisa dimanfaatkan untuk menambah beberapa halaman bacaan.
4. Ikut Tadarus Berjamaah
Tadarus bersama keluarga atau di masjid membuat bacaan lebih disiplin dan terjadwal. Selain itu, suasana kebersamaan meningkatkan motivasi.
5. Gunakan Mushaf atau Aplikasi Digital
Bagi yang memiliki mobilitas tinggi, aplikasi Al-Quran digital bisa menjadi solusi praktis agar tetap konsisten membaca di mana pun.
Jika dimulai sejak hari pertama dan dijalankan dengan disiplin, target hatam bukan hal mustahil.
Ramadan 2026 bisa menjadi titik perubahan spiritual yang nyata.
Semoga Ramadan tahun ini menjadi bulan keberkahan dan menjadi saksi kedekatan kita dengan Al-Quran. (*/Sahrul).