Anggota DPRD Banten Musa Weliansyah Perbaiki Jalan Rusak Parungsari Pakai Dana Pribadi, Warga Gotong-royong

LEBAK – Di tengah keterbatasan anggaran pembangunan infrastruktur desa, Anggota DPRD Provinsi Banten Musa Weliansyah mengambil langkah nyata dengan memperbaiki jalan penghubung antarkampung di Kecamatan Wanasalam menggunakan dana pribadinya.

Inisiatif ini langsung disambut antusias warga dan kepala desa yang turut membantu pengerjaan secara gotong royong tanpa biaya upah kerja (HOK).

Proyek rehabilitasi dan pelebaran jalan sepanjang 1 kilometer dari Kampung Becek hingga Kampung Cikadu di Desa Parungsari telah rampung.

Jalan yang sebelumnya hanya memiliki lebar tiga meter dan rusak parah, kini telah diperlebar hingga 5 meter, memungkinkan kendaraan roda empat melintas tanpa hambatan.

“Saya tidak bisa hanya menunggu pemerintah bergerak. Jalan ini vital bagi warga, sebagai akses ke sekolah, fasilitas kesehatan, dan perekonomian warga sehari-hari,” ujar Musa, Kamis (17/7/2025).

Musa menegaskan bahwa kegiatan ini tidak menggunakan dana dari APBN, APBD provinsi, APBD kabupaten, maupun Dana Desa.

Semua pembiayaan berasal dari kantong pribadinya, termasuk logistik material, dengan bantuan tenaga dari masyarakat setempat secara swadaya.

Jalan poros desa yang ia perbaiki ini merupakan akses penting menuju Puskesmas Parungsari, SMPN 2 Wanasalam, dan SMKN 1 Wanasalam.

Warga yang sebelumnya kesulitan membawa pasien berobat atau anak-anak menuju sekolah kini bisa beraktivitas dengan lebih lancar.

Tak berhenti di satu titik, Musa juga telah merancang lanjutan proyek perbaikan pada segmen kedua sepanjang 500 meter, dimulai pada 16 Juli 2025, dari Kampung Sinar Bakti Desa Cilangkap hingga Desa Parungsari.

Kondisi jalan di area ini sebelumnya rusak berat dan sangat sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Sedangkan segmen ketiga direncanakan membentang dari Kampung Pajagan, Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping, hingga Kampung Citawi, Desa Cikeusik, Kecamatan Wanasalam.

“Ruas jalan ini totalnya 7,5 kilometer, menghubungkan dua puskesmas di dua kecamatan. Saat ini, masih ada 2 kilometer yang rusak berat dan belum bisa dilalui mobil,” ujarnya.

“Alhamdulillah, 1 kilometer pertama sudah kami selesaikan. Ini bentuk tanggung jawab moral kami sebagai wakil rakyat,” jelas Musa.

Politisi yang dikenal dekat dengan konstituennya ini juga berharap pemerintah provinsi dapat segera mengakomodasi pembangunan lanjutan jalan tersebut melalui program strategis seperti Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

Langkah berani Musa Weliansyah dalam membenahi infrastruktur desa dengan biaya pribadi menjadi contoh nyata wakil rakyat yang bekerja langsung untuk kepentingan masyarakat.

Di saat sebagian proyek pembangunan masih menunggu proses panjang birokrasi, inisiatif seperti ini justru menjadi harapan baru bagi warga desa terpencil. (*/Sahrul)

DRPD BantenLebakMusa Weliansyah
Comments (0)
Add Comment