Akses Mobil Ditutup, Perlintasan Kereta Pasir Pulo Lebak Kini Hanya Bisa Dilalui Pejalan Kaki

 

LEBAK – Perlintasan rel kereta di Kampung Pasir Pulo, Desa Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, kini tidak lagi bisa diakses kendaraan roda empat.

Jalur yang sebelumnya kerap dilintasi mobil oleh warga sekitar kini telah resmi ditutup setelah insiden kecelakaan yang terjadi beberapa waktu lalu.

Pantauan di lokasi, penutup jalan permanen telah dipasang untuk membatasi akses kendaraan bermotor besar, khususnya mobil.

Kini, hanya pejalan kaki dan pengendara roda dua yang masih dapat melewati rel tersebut dengan hati-hati.

Evanda Muslim, warga setempat yang tinggal tak jauh dari lokasi, mengungkapkan bahwa penutupan ini sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu.

“Sekarang mobil nggak bisa lewat lagi. Ditutup total, katanya demi keselamatan juga,” ujarnya saat ditemui, Senin (26/5/2025).

Penutupan akses ini merupakan tindak lanjut dari kecelakaan yang menimpa sebuah mobil Honda BR-V bernomor polisi B 1971 COR yang sempat viral.

Kendaraan tersebut mengalami kerusakan berat setelah tertabrak kereta api jurusan Rangkasbitung-Merak pada pertengahan Maret lalu.

Meski kejadian tersebut sempat mengundang perhatian, fokus kini tertuju pada upaya pengamanan jalur perlintasan.

Pihak berwenang menilai jalur tersebut memang tidak layak lagi untuk dilintasi kendaraan roda empat mengingat tidak adanya palang pintu maupun petugas jaga.

Warga kini mulai menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Meski ada sedikit ketidaknyamanan karena harus memutar lebih jauh, sebagian besar mengaku memahami alasan keselamatan di balik kebijakan ini.

“Kalau soal keselamatan, ya kami ikuti aja. Yang penting jangan sampai kejadian terulang lagi,” tutup Evanda. (*/Sahrul).

LebakPerlintasan Kereta Api
Comments (0)
Add Comment