Anggaran Fantastis Rp1,7 Triliun Disiapkan, 21.400 Rumah Bakal Nikmati Air Bersih SPAM Karian Timur

 

LEBAK– Upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat Kabupaten Lebak memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mulai mematangkan rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Karian Timur, sebuah proyek strategis bernilai Rp1,7 triliun yang ditargetkan mampu melayani 21.400 rumah di wilayah Lebak dan sekitarnya.

Proyek berskala regional ini digagas melalui kolaborasi lintas lembaga, melibatkan Asian Development Bank (ADB) sebagai penyedia pendanaan, serta dukungan Pemerintah Provinsi Banten dan Kementerian Pekerjaan Umum.

SPAM Karian Timur diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang atas keterbatasan akses air bersih, khususnya bagi kawasan yang selama ini belum terlayani optimal.

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak, Widy Ferdian, menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan difokuskan pada pembangunan menyeluruh, mulai dari Instalasi Pengolahan Air (IPA), jaringan distribusi utama, hingga Sambungan Rumah (SR).

“Nilai investasinya memang besar, sekitar Rp1,7 triliun. Tapi ini sebanding dengan dampak yang dihasilkan, karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan pelayanan air bersih dalam jangka panjang,” ujar Widy, Selasa (3/2/2026).

Dari sisi kapasitas, SPAM Regional Karian Timur dirancang mampu mengalirkan air hingga 1.400 liter per detik.

Rinciannya, sekitar 200 liter per detik dialokasikan untuk wilayah Rangkasbitung, 300 liter per detik untuk Kecamatan Maja, dan 900 liter per detik untuk kawasan Tangerang, menyesuaikan kebutuhan populasi dan target sambungan rumah.

Widy menambahkan, khusus untuk Kabupaten Lebak, sambungan air dari SPAM Karian Timur akan diprioritaskan bagi rumah tangga yang belum terjangkau layanan PDAM, sehingga program ini tidak tumpang tindih dengan sistem distribusi yang sudah ada.

“Fokusnya adalah memperluas cakupan layanan. Rumah-rumah yang belum mendapatkan akses air bersih akan menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, pembangunan SPAM Karian Timur dipandang sebagai investasi sosial dan ekonomi.

Ketersediaan air bersih yang memadai diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, kesehatan lingkungan, serta mendukung pertumbuhan kawasan permukiman dan aktivitas ekonomi.

Pemkab Lebak menegaskan komitmennya untuk memastikan proyek ini berjalan transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Dengan anggaran besar dan manfaat yang luas, SPAM Regional Karian Timur diharapkan menjadi tonggak penting dalam pemerataan layanan dasar air bersih di Kabupaten Lebak. (*/Sahrul).

Comments (0)
Add Comment