LEBAK – Hujan deras yang mengguyur wilayah Rangkasbitung sejak Rabu malam berubah menjadi bencana bagi aktivitas ekonomi warga.
Pasar Kampung Semi, yang berada di Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mendadak terendam banjir pada Kamis dini hari,(29/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Air yang meluap secara tiba-tiba merendam area pasar hingga mencapai setinggi lutut orang dewasa, membuat aktivitas jual beli lumpuh total.
Pasar tradisional yang biasanya mulai bergeliat sejak pagi hari itu tak bisa difungsikan sebagaimana mestinya.
Berdasarkan keterangan pedagang, derasnya hujan yang turun dalam waktu lama membuat saluran air di sekitar pasar tak mampu menampung debit air.
Akibatnya, air mengalir bebas dan menggenangi lapak-lapak pedagang tanpa peringatan.
Dalam kondisi minim penerangan, para pedagang berjibaku menyelamatkan barang dagangan agar tidak terendam lebih lama.
Sebagian terpaksa mengangkat dagangan ke tempat lebih tinggi, sementara lainnya hanya bisa pasrah melihat lapaknya dikepung air.
“Airnya naik cepat, tidak ada tanda-tanda sebelumnya. Begitu sadar, sudah setinggi lutut,” ujar Wirawan, salah satu pedagang Pasar Kampung Semi.
Banjir ini berdampak langsung pada penghasilan pedagang kecil. Sejumlah komoditas, terutama bahan pangan dan kebutuhan harian, terancam rusak akibat terendam air. Kondisi tersebut membuat kerugian tak terhindarkan.
Menurut Wirawan, banjir kali ini menjadi salah satu yang terparah sepanjang ia berdagang di pasar tersebut.
Ia menilai persoalan utama bukan hanya hujan deras, tetapi buruknya sistem drainase yang sudah lama dikeluhkan pedagang.
“Kalau hujan deras sedikit saja, air pasti menggenang. Tapi yang ini parah sekali,” katanya.
Para pedagang berharap kejadian serupa tidak terus berulang. Mereka mendesak adanya penanganan konkret dari pemerintah daerah, khususnya perbaikan saluran drainase dan penataan lingkungan pasar.
“Kami ini menggantungkan hidup di pasar. Kalau setiap hujan kebanjiran, kami mau bertahan sampai kapan?” ujar Wirawan.
Ia menegaskan, tanpa perbaikan infrastruktur yang menyeluruh, pedagang Pasar Kampung Semi akan terus menjadi pihak yang paling dirugikan setiap musim hujan tiba.
Peristiwa banjir yang melanda Pasar Kampung Semi Desa Narimbang Mulya menjadi pengingat pentingnya penataan pasar rakyat yang layak dan aman.
Pasar bukan sekadar tempat jual beli, tetapi denyut ekonomi warga yang seharusnya mendapat perlindungan maksimal. (*/Sahrul).