LEBAK– Kondisi rumah tak layak huni di Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, semakin memprihatinkan.
Banyak warga yang tinggal dalam bangunan reyot, berdinding bilik bambu yang lapuk, serta atap bocor yang membuat mereka harus bersiap menghadapi kebocoran setiap kali hujan turun.
Melihat kondisi ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Lebak mendorong pemerintah desa (Pemdes) setempat untuk segera mengajukan proposal bantuan agar warga dapat memperoleh rumah yang lebih layak.
“Kami memahami bahwa masih banyak warga yang tinggal di rumah yang tidak layak. Oleh karena itu, kami menyarankan Pemdes untuk aktif mengajukan proposal bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), baik ke pemerintah daerah maupun pusat,” ujar Kepala Dinas Perkim Lebak, Lingga Segara kepada Fakta Banten, Jumat (14/2/2025).
Menanggapi keluhan warga, Perkim Lebak mengakui bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam penyaluran bantuan.
Namun, mereka tetap berupaya mencari solusi agar lebih banyak warga bisa mendapatkan bantuan rumah layak huni.
“Kami menyarankan desa untuk segera melengkapi persyaratan dan mengajukan proposal. Bantuan RTLH ini bukan hanya dari APBD Kabupaten, tetapi juga bisa diajukan ke APBN maupun program dari perusahaan atau swasta yang peduli,” terangnya.
“Tapi, proses pengajuan tidak langsung jadi, harus ada prosedural yang harus ditempuh. Apalagi locus atau titik penerima bantuan tahun ini sudah didata, sehingga kami tidak bisa semerta-merta membangun rumah, soalnya anggaran di Provinsi juga terbatas,” ujarnya.
“Bisa juga ke Dinsos karena ada bantuan rumah terpadu, sama dengan Perkim, bisa juga ke Baznas atau lain-lain, karena dengan keterbatasan anggaran maka perlu sinergitas dari seluruh pihak, baik dari Pemdes, Kecamatan, Kabupaten, dan seluruh unsur, kalau bisa seperti itu insyallah masalah RTLH akan selesai,” sambungnya.
Selain itu, Perkim juga mengimbau agar warga bersabar karena proses pengajuan hingga realisasi bantuan membutuhkan waktu. Namun, mereka berjanji akan mengawal setiap pengajuan dari desa agar bisa segera ditindaklanjuti.
Dengan adanya dorongan dari Perkim dan komitmen dari pemerintah desa, warga Padasuka berharap bantuan yang mereka impikan selama ini bisa segera terealisasi.
Mereka ingin memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman, tanpa harus waswas setiap kali hujan turun atau angin kencang melanda. (*/Sahrul).