Beternak Domba, Pemuda di Lebak Cuan Ratusan Juta Setiap Tahun

 

LEBAK – Di balik hamparan sawah dan bukit hijau di Kecamatan Cileles, terdapat kisah sukses seorang pemuda bernama Enggar yang berhasil mengubah kandang sederhana menjadi ladang cuan.

Melalui bisnis ternak domba yang ia rintis di Kampung Cileles, Desa Sajir, Enggar kini meraup omzet hingga Rp300 juta setiap tahun.

Dengan ketekunan dan perawatan intensif, Enggar mampu memelihara hingga 80 ekor domba yang ia datangkan dari Bogor.

Dari usahanya itu, ia mengantongi penghasilan rata-rata Rp 25 juta per bulan.

Harga jual domba bervariasi, mulai dari Rp 1,8 juta hingga Rp 8 juta per ekor, tergantung usia dan ukuran.

“Pembeli biasanya datang dari berbagai daerah seperti Lebak, Bogor, hingga Tangerang. Alhamdulillah, setiap bulan selalu ada transaksi,” ungkap Enggar kepada wartawan, Minggu (25/5/2025).

Jelang perayaan Idul Adha, permintaan domba melonjak drastis. Enggar mengaku kini sudah menerima banyak pesanan, baik langsung datang ke kandang maupun melalui telepon.

“Biasanya pembeli datang H-5 jelang lebaran. Jadi sekarang saya sudah mulai siapkan stoknya,” ujarnya.

Dengan modal awal sebesar Rp 150 juta, Enggar memulai usaha ini dari nol.

Ia membeli domba usia muda untuk kemudian dirawat hingga siap jual.

Menurutnya, perawatan domba tidak rumit namun harus konsisten.

“Setiap hari saya kasih makan rumput sampai 10 kali, dan selalu saya mandikan sore hari agar tetap bersih dan sehat. Konsumen suka yang gemuk dan segar,” jelasnya.

Salah satu pelanggan setia, Wahyu, mengaku puas dengan kualitas ternak Enggar.

“Saya langganan beli di sini. Dombanya bersih, sehat, dan besar-besar. Cocok buat kurban,” ujarnya singkat.

Usaha Enggar menjadi bukti bahwa peluang besar bisa datang dari desa, asalkan ditekuni dengan kerja keras dan niat yang tulus. (*/Sahrul).

CilelesLebakpeternak domba
Comments (0)
Add Comment