LEBAK – Dengan dilantiknya Bupati Lebak yang baru pada 2025, Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Rangkasbitung berharap ada kebijakan yang lebih pro-pedagang.
Mereka menilai rencana relokasi tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa tanpa mempertimbangkan dampak ekonomi bagi mereka.
“Kami sudah cukup kesulitan dengan menurunnya daya beli masyarakat. Jika dipindah tanpa kepastian pelanggan, kami bisa semakin sulit bertahan,” ungkap seorang pedagang yang menolak rencana relokasi, Unari kepada Fakta Banten, Kamis (20/2/2025).
Menurut para pedagang, pemerintah daerah harus lebih dulu memastikan lokasi baru benar-benar layak sebelum mengeluarkan kebijakan pemindahan.
Mereka juga meminta adanya dialog antara pemerintah dan PKL untuk mencari solusi terbaik.
Para pedagang berharap pemimpin baru membuka ruang diskusi agar keputusan yang diambil tidak merugikan mereka.
“Kami tidak menolak perbaikan, tapi kebijakan harus bijak. Kami siap berdialog untuk mencari solusi terbaik yang tidak merugikan pedagang kecil,” kata seorang perwakilan PKL, Pandi.
Dengan harapan ini, para pedagang menanti langkah konkret dari pemerintah daerah agar kebijakan relokasi tidak menjadi bumerang bagi mereka. (*/Sahrul).