LEBAK – Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, mengajak seluruh masyarakat dan pedagang untuk bersama-sama menjaga Pasar Semi di Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, agar dapat berfungsi optimal sebagai pusat ekonomi rakyat yang aman, nyaman, dan tertib.
Bupati Hasbi menegaskan, keberadaan pasar bukan hanya soal fasilitas fisik, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat memanfaatkan dan merawat fasilitas publik tersebut untuk jangka panjang.
“Pasar Semi adalah fasilitas yang kita miliki bersama. Kalau kita bisa menjaganya dengan baik, manfaatnya akan terus mengalir bagi pedagang, pembeli, dan ekonomi daerah secara keseluruhan,” ujar Bupati Hasbi, Kamis (6/11/2025).
Bupati Hasbi menjelaskan bahwa pasar merupakan pusat kegiatan ekonomi yang memberi kesempatan bagi pedagang mikro dan kecil untuk berkembang.
Selain itu, pasar juga berperan sebagai ruang sosial yang mempertemukan warga dari berbagai latar belakang.
“Dengan pasar yang tertata dan tertib, ekonomi daerah akan tumbuh lebih sehat dan berkeadilan. Ini bukan hanya soal transaksi, tapi soal membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Hasbi menekankan pentingnya pengelolaan pasar secara profesional.
Kabupaten Lebak bisa mencontoh praktik baik dari PD. Pasar Jaya milik Pemprov DKI Jakarta, yang dikenal berhasil dalam mengelola pasar dengan manajemen tertib, transparan, dan modern.
“Kita bisa meniru strategi PD. Pasar Jaya, mulai dari pengaturan lapak, kebersihan, keamanan, hingga layanan pedagang dan pembeli. Jika diterapkan di Pasar Semi, potensi pasar sebagai penggerak ekonomi akan jauh lebih maksimal,” jelas Hasbi.
Bupati Hasbi juga menekankan pentingnya ketaatan terhadap aturan berdagang.
Ia mengajak pedagang untuk menggunakan fasilitas pasar resmi dan tidak berdagang di jalan atau area yang dilarang, sesuai ketentuan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Keadaan Pasar Semi sudah sangat layak untuk segera beroperasi. Mari kita rawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang. Pedagang yang taat aturan bukan hanya menjaga kelancaran ekonomi, tapi juga menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua,” ujar Hasbi.
Bupati Hasbi mengajak masyarakat, terutama pedagang, untuk aktif merawat fasilitas pasar. Sinergi antara pemerintah, pengelola pasar, dan masyarakat diyakini akan membuat Pasar Semi lebih produktif dan memberikan manfaat jangka panjang.
“Rawat fasilitas publik berarti merawat masa depan kita bersama. Pasar Semi bisa menjadi contoh pasar modern yang tertib, profesional, dan berkelanjutan jika kita semua peduli,” pungkas Bupati Hasbi.
Sekedar informasi, Pasar PKL Kandang Sapi sudah resmi berganti nama menjadi Pasar Semi, karena berada di Kampung Semi. (*/Sahrul).