Fokus Efisiensi, Pemkab Lebak Koreksi Anggaran Penataan Alun-Alun Rangkasbitung

 

LEBAK -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengambil langkah strategis dalam penataan ulang Alun-alun Rangkasbitung dengan melakukan evaluasi anggaran secara menyeluruh.

Dari rencana awal sebesar Rp8 miliar, kebutuhan biaya disesuaikan menjadi Rp5 miliar, yang bersumber dari APBD 2025.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, Irvan Suyatuvika, menjelaskan bahwa revisi anggaran tersebut dilakukan setelah kajian ulang terhadap Detail Engineering Design (DED) yang dibuat pada tahun 2019.

“Dengan evaluasi ini, anggaran penataan cukup Rp5 miliar tanpa mengorbankan fasilitas utama yang dibutuhkan masyarakat,” kata Irvan kepada Fakta Banten, Minggu (27/4/2025).

Irvan menegaskan, meski dilakukan efisiensi, berbagai fasilitas penting tetap menjadi prioritas.

Sarana olahraga, jalur lari (jogging track), taman bermain anak, hingga area ramah lansia dan difabel akan tetap tersedia untuk mendukung fungsi alun-alun sebagai ruang publik yang inklusif.

“Item yang sifatnya sekunder kami kurangi, tapi aspek kenyamanan, keindahan, dan fungsionalitas tetap kami jaga,” tambahnya.

Rencana revitalisasi Alun-alun Rangkasbitung dijadwalkan mulai digarap pada Juli 2025.

Saat ini, Pemkab Lebak tengah dalam proses penunjukan konsultan untuk tahap pelaksanaan teknis.

“Target kami, saat pergantian tahun nanti, wajah Alun-alun sudah berubah menjadi lebih menarik dan fungsional,” ucap Irvan.

Selain memperindah kawasan utama, perbaikan juga menyentuh sektor pendukung seperti drainase.

Bidang Bina Marga Dinas PUPR akan membersihkan sedimentasi drainase di area sekitar untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

Penataan Alun-alun Rangkasbitung ini masuk dalam program prioritas Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, dalam periode awal kepemimpinannya.

Hasbi menilai, keberadaan alun-alun yang nyaman dan layak adalah bagian dari hak publik yang harus dipenuhi pemerintah daerah.

“Alun-alun adalah milik masyarakat, wajib kita benahi agar menjadi tempat yang nyaman untuk semua kalangan,” ujar Hasbi.

Ia menambahkan, dokumen pelaksanaan anggaran telah dikirimkan ke Pemerintah Provinsi Banten dan Kementerian Keuangan untuk mempermudah jalannya proyek.

Dengan langkah evaluasi anggaran ini, Pemkab Lebak berharap penataan Alun-alun Rangkasbitung bisa lebih efisien namun tetap maksimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. (*/Sahrul).

Alun-alun RangkasbitungefisiensiPemkab Lebak
Comments (0)
Add Comment