LEBAK – Rekonsiliasi atau islah antara Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah mendapat respons positif dari Partai Golkar Kabupaten Lebak.
Momentum perdamaian politik tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat arah pembangunan daerah.
Sekretaris DPD Partai Golkar Lebak sekaligus Ketua Fraksi Golkar DPRD Lebak, Muammar Adi Prasetya, menyebut proses islah kedua pimpinan daerah itu menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik serta komitmen mengutamakan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, dinamika yang sempat muncul sebelumnya merupakan hal wajar dalam perjalanan kepemimpinan pemerintahan daerah.
“Pak Hasbi dan Pak Amir telah menunjukkan bahwa persatuan menjadi kunci utama pembangunan Lebak ke depan. Dengan adanya islah ini, kami optimistis pembangunan akan berjalan lebih solid, fokus, dan terarah,” ujar Muammar, Rabu (1/4/2026).
Ia menilai perbedaan pandangan yang sempat terjadi tidak perlu dipandang sebagai konflik berkepanjangan, melainkan proses pembelajaran politik yang justru memperkuat kualitas kepemimpinan.
Muammar berharap hubungan kerja antara Bupati dan Wakil Bupati Lebak semakin kompak sehingga mampu mempercepat program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengibaratkan kepemimpinan Hasbi–Amir seperti nahkoda kapal yang tangguh menghadapi berbagai tantangan.
“Seorang nahkoda hebat tidak lahir dari laut yang selalu tenang, tetapi dari kemampuannya menghadapi gelombang dan badai. Momentum ini menjadi titik awal untuk bergerak lebih solid demi kemajuan Kabupaten Lebak,” katanya.***